Bisnis kuliner nasi bakar yang menjadi pilihan banyak wirausahawan



Reporterjabar.com- Bisnis kuliner yang menjadi pilihan banyak wirausahawan juga bukan usaha yang mudah dijalani, begitu banyaknya usaha sejenis dengan berbagai macam menjadi tantangan bagi usaha-usaha semacam ini untuk dapat menarik produknya sendiri. Ada yang fokus pada rasa, porsi, hingga tambahan variasi yang inovatif.

Seperti yang dilakukan wirausahawan muda asal Subang, Ikbal dengan sapaan akrabnya Ibeng yang bergerak dibidang kuliner dengan nama “Nasi Bakar Akang Ceceu”. Pria kelahiran Subang ini antusias menggeluti usahanya yang berlokasi di Jalan Wangsa Gofarana Subang, tepat di depan Alun-Alun Kota Subang.
Nasi bakarnya tetap menjadi menu harian para pelanggan, dan wisatawan yang sengaja istirahat di Alun-Alun Subang, tidak hanya dari kalangan masyarakat umum namun juga cocok di lidah para pelajar

Ide usahanya berawal dari terpuruknya cafe cofee yang di kelolanya akibat covif-19 yang melanda Subang bahkan dunia. Dan pada akhirnya Ibeng mencoba kuliner nasi bakar.

“Alasan utama saya adalah untuk penghasilan, membiayai keluarga ” ungkap ibeng kepada kontributor (10/7/22 malam)

Saat awal mulai membuka usaha, Ibeng merasa yakin dan optimis karena cukup menjanjikan sebab banyak orang yang penasaran dan mau tahu tentang nasi bakar. Namun, usahanya terkadang mengalami penurunan lantaran faktor cuaca hujan sehingga sedikit pelanggan yang datang.

Akan tetapi, Ibeng tak putus meneruskan usaha nasi bakarnya. Dengan memanfaatkan era digital saat ini, Ibeng juga mempromosikan nasi bakarnya lewat media sosial seperti instagram, whatsapp dan facebook dengan menggunakan aplikasi gojek.

Yang membuat nasi bakar ini unik yaitu cara memasaknya menggunakan alat bakar khusus berupa pembakar elektronik sehingga hasil bakarannya merata dan terciptakan rasa yang gurih dan aroma yang mengundang selera makan.

Ciri khas nasi bakar Akang Ceceu yaitu menggunakan bungkusan daun pisang dengan pilihan menu yang bervariasi, mulai dari nasi bakar seafood dengan topping udang, cumi dan telur,
Atau nasi bakar campur dengan topping tempe orek, telur serta nasi bakar ayam dengan topping suiran ayam dan telur.

Semua pilihan menu sudah ditambahkan lalapan kemangi, mentega maupun bumbu yang sudah menyatu sehingga membuat aromanya wangi saat dibakar.

Sebagai tambahan Ibeng hanya fokus kepada rasa, kenyang dan kepuasan terhadap pelanggan dan tidak perlu menaruh harga yang mahal.

“Satu porsinya hanya Rp10 ribu,” ucap ibeng".

Ia merasa bersyukur karena dari hasil usahanya bisa membantu memenuhi kebutuhan ekonominya sehari-hari keluarganya.


Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers