Bisa Jadi Ide Usaha Rumahan Modal Kecil, Muhammad Ali Ramadhan gendong kaum milenial di lingkungannya



Reporterjabar.com - Salah satu pelaku UMKM asal Subang Muhammad Ali Ramdhan Assyidik  dan Udo Eka Pratama terus mengampanyekan sabun cuci piring dan sabun cair husus pencuci sepatu atau sandal.  UMKM itu membuat sabun cair yang siap pakai. Ini agar memudahkan konsumen untuk menggunakanya.

Ramdhan, pelaku usaha UMKM Prom's, menyatakan telah memulai membuat sabun cair baru delapan bulan lalu. Produknya dijual online, hingga mengikuti pameran-pameran UMKM.

Muhammad Ali Ramdhan Assyidik salah satu pengusaha yang sempat bangkrut di masa pandemi COVID-19. Namun hidupnya terselamatkan berkat sabun cuci piring.

 Begini kisahnya.

Bangkrut pembuat sepatu kulit saat pandemi COVID-19, ternyata malah membawa berkah bagi seorang anak muda Kabupaten Subang. Gegara itu pula,  Muhammad ali ramdhan assyidik warga Kp Hamerang dusun 2 rt 24/06 Desa tanggulun timur Kecamatan Kalijati malah sukses membikin usaha rumahan.

Bersama sang kawan,  Udo Eka Ptatama banting stir menjadi pembuat sabun cuci pembersih piring dan pencuci sepatu. Meskipun produk rumahan namun usahanya mampu menghidupi ekonominya yang sempat morat-marit akibat pandemi, dan bisa membawa anak muda di sekitar lingkungannya untuk bekerja.

Ramdhan panggilan akrabnya menekuni usaha sabun cuci piring secara "rumahan" sejak Juli 2021. Dalam satu hari ia memproduksi 80 botol sabun cuci dengan masing-masing botol berisi 350 ml dengan harga jual Rp. 4000,-.

Dalam menjalankan usaha kecil-kecilan ini Ramdhan, merekrut sejumlah anak-anak muda dilingkungannya,  Kebanyakan yang ia pekerjakan adalah mereka yang pengangguran akibat di-PHK pasca pandemi COVID-19 dan anak putus sekolah.

"Awalnya saya dan temen kebingungan mau usaha apa setelah usaha membuat sepatu yang dilakoni bertahun-tahun bangkrut akibat pandemi COVID-19. Mana modal tidak ada, untungnya ada rejeki " cerita Ramdhan kepada kontributor yang mengunjungi kediamannya yang berfungsi sebagai rumah produksi sabun cuci piring, Rabu  (22/06/2022).

Ide membuat cairan pembersih terinspirasi secara tak sengaja melihat sang ibu mencuci piring. Ia pun memutuskan belajar dari youtube dan berkonsultasi dengan rekannya Udo. Berbekal pengetahuan yang didapat, Ramdhan pun memberanikan diri memulai usaha rumahan.

"Pokoknya dimulai dengan Bismillah, Saat itu saya berpikir kenapa kita disini enggak bikin sendiri. Meskipun pada mulanya sempat gagal karena belum sepenuhnya paham mencampur bahan-bahan dan proses pembuatannya.Namun karena berkali-kali dicoba akhirnya bisa menemukan formula yang pas dan sabun ini ramah lingkungan," kata Ramdhan.

Produk rumahan yang diberi nama Prom'S pertama kali dipasarkan ke tetangga-tetangga dan kampung terdekat. Namun berkat kesabaran dan ketekunan produk sabun cuci piring perlahan mulai dikenal orang

“Mulanya memang berawal dari membuka jasa cuci sepatu dengan sabun cair yang di buat sendiri, namun seiring jalan berfikir untuk mengajak anak muda banyak yang tidak bekerja dari situlah berfikir untuk mengajak mereka dan memproduksi sabun pencuci piring.” katanya.


Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers