Unit Inafis Polres Majalengka Berikan Materi TPTKP Kepada Saka Bhayangkara di Aula Kanya Wasistha


 

Majalengka - Unit Inafis Polres Majalengka Polda Jabar memberikan materi mengenai TPTKP kepada Saka Bhayangkara Polres Majalengka di Aula Kanya Wasistha Polres Majalengka.

Pada kegiatan tersebut Unit Inafis Polres Majalengka menjadi Nara Sumber yang dipimpin Aiptu Sutejo bersama anggota dan dihadiri Kanit Bintipsos Polres Majalengka Bripka Sahabudin yang mewakili Kasat Binmas Polres Majalengka AKP Rudy Djunardi dan Saka Bhayangkara Polres Majalengka.

Dalam kesempatan ini Aiptu Sutejo memberikan materi kepada Peserta pada Minggu (29/5/2022) ini berisi tentang tindakan pengaman di TKP.

Menurut Aiptu Sutejo agar keutuhan sebuah TKP dapat terjaga sehingga kasus-kasus yang terjadi khususnya kriminal bisa diungkap.

Ia pun mengatakan, melakukan TPTKP ada bermacam, mulai dari TKP itu sendiri misalnya memasang police line dan mencegah orang-orang yang tidak memiliki kepentingan untuk masuk ke TKP. 

Kemudian terhadap korban jika ditemukan korban yang masih hidup segera beri pertolongan dan diberi tanda kapur dan masih banyak lagi prosedur penangan TKP lainnya.

"Tujuannya agar masyarakat lebih menghargai arti penting TKP," katanya Senin (30/5/2022).

Lebih jelas lagi, Aiptu Sutejo mengatakan TPTKP artinya Tindakan Pertama ditempat Kejadian Perkara sebelum menuju proses olah TKP.

"Jadi ketika polisi tugas umum mengetahui ada suatu kejadian pidana berdasarkan informasi dari masyarakat wajib hukumnya mengamankan sebuah TKP sampai menunggu petugas inafis datang kelokasi melakukan olah TKP," ujarnya.

Proses pengamanan TKP yang pertama memasang police line, kemudian melarang warga untuk masuk ke lokasi atau siapapun yang tidak memiliki kepentingan.

Lalu, menolong korban dan membawa ke rumah sakit jika masih hidup, mengamankan barang bukti yang ada di lokasi TKP jangan sampai hilang, rusak atau berpindah tempat.

Setelah itu, mengamankan tersangka jika ditemukan, mencari saksi yang ada dilokasi serta mencatat identitas lengkap sampai penyidik datang dan menghubungi petugas ident lewat hp."tuturnya.

Terakhir, membuat kronologis singkat serta menceritakan urut-urutan tindakan yang sudah dilakukan saat TPTKP sehingga petugas inafis mengerti apa yang sudah dilakukan sebelumnya oleh polisi tugas umum."tutup Aiptu Sutejo.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers