Ini Alasan Ratusan Siswa SMAN 1 Sindang Indramayu Tak Ikut Studi Banding



Reporterjabar.com - Indramayu, Lebih dari seratus siswa kelas XI SMAN 1 Sindang Kabupaten Indramayu Jawa Barat tidak mengikuti studi banding Ke Yogyakarta Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka beralasan, daripada membayar sebesar Rp 2 juta lebih baik uang tersebut digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat pada akademik. Selain itu, sebagian besar siswa tidak sanggup membayar uang studi banding.

Salah satu orang tua siswa yang juga ASN Golongan 3 di salah satu Dinas di Indramayu mengatakan, daripada ikut studi banding penuh baik uang itu digunakan untuk mengikuti bimbingan belajarnya.

"Anak saya tidak ikut tidak apa-apa, mendingan uangnya untuk bimbingan belajar. Dapat tugas membuat laporan pun tidak masalah," katanya, Senin (23/05/2022).

Orang tua lainnya pun berpendapat sama, daripada mengeluarkan uang banyak untuk studi banding alan lebih bermanfaat jika digunakan untuk kegiatan lainnya. Kalaupun hendak mengadakan studi banding harus dengan biaya yang lebih terjangkau.

"Kami menyarankan agar pola studi banding dirubah dengan hal serupa yang lebih murah dan tidak mengeluarkan biaya banyak seperti pihak sekolah mendatangkan tim Kehumasan dari kampus yang akan dituju oleh siswa. Selain murah bisa dialokasikan anggarannya dari dana BOS," jelas orang tua siswa lainnya.

Hal ini agar tidak menimbulkan kesenjangan antar siswa baik yang berangkat studi banding maupun siswa yang tidak berangkat studi banding. 

"Pihak sekolah seharusnya jauh jauh hari memikirkan hal ini. Apalagi SMAN 1 Sindang yang setiap tahun selalu menjadi sorotan publik," ujarnya.

Meski hampir separuhnya siswa tidak mengikuti studi banding, pihak sekolah dan panitia studi banding tetap memberangkatkan siswa kelas XI yang sudah membayar penuh yakni sekitar 200-an siswa.

"Ada sekitar enam bus yang akan berangkat. Jumlah siswanya sekitar 200-an," jelas sumber di SMAN 1 Sindang.

Mereka akan didampingi oleh wali kelas, guru bimbingan konseling, Kepala sekolah dan dua orang Wakasek bidang Kesiswaan dan Wakasek Bidang Humas.

Dalam studi banding selama lima hari tersebut, hari pertama akan digunakan untuk tour di sekitar wilayah Yogyakarta, hari kedua kunjungan ke Universitas Gajah Mada. Selanjutnya, pada hari ketiga akan berwisata ke Gunung Bromo, dan wisata di kawasan Batu Malang.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers