AN tak Terima Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Hilangnya Pompa Riol PDAM Kota Cirebon



Reporterjabar.com - Cirebon, Tersangka penyimpangan aset bekas air limbah PDAM yakni AN, ajukan keberatan atas penetapan status tersangka yang ditetapkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon.

Sebelumnya, LT ditetapkan sebagai tersangka. Setelah itu, penetapan LT menyeret AN sebagai sebagai pihak yang diberikan tugas oleh LT.

AN beranggapan, pihaknya hanya menjalani tugas yang diberikan oleh tersangka LT saat menjabat Kepala Bidang (Kabid) di Badan Keuangan Daerah Kota Cirebon Tahun 2018.

"Saya ditawari pekerjaan oleh LT Kepala Bidang Barang Milik Daerah (BMD) Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon sebagai Pelaksana Bongkaran. Bukti suratnya juga ada dan ditandatangani oleh LT dengan nomor 090/184-BMD/ BKD/2019," katanya Rabu (11/5/2022).

AN menambahkan, tawaran LT disetujui sebagai pelaksana Bongkaran SDN Gelatik Eks. Gedung PMI, Aset Rusak Berat PDAM di Ade Irma Suryani.

Menurut AN, setelah mendapatkan mengumpulkan tujuh orang pekerja. Kemudian, setelah memberikan surat tugas tersebut, LT meminjam uang, sejumlah Rp 20.000.000.

"Selama pekerjaan bongkar tersebut, kami tidak setiap hari berada di lokasi, karena sudah menunjuk HP untuk mengurus dan memantau teknis pekerjaan di lokasi," ujarnya

Sementara Kuasa Hukum AN, Qorib Magelungsakti menjelaskan, dari kesaksian para pekerja bongkar. AMN pelaksana seksi pendayagunaan dan penghapusan BMD BKD Kota Cirebon dan FS, pelaksana seksi pendayagunaan dan penghapusan BMD BKD Kota Cirebon.

Menyuruh para pekerja untuk membawa bongkahan besi pompa tersebut ke tempat penjualan besi, pangkalan besi tua, milik SR yang berlokasi di Jalan Kusnan Kota Cirebon.

"Proses penimbangan dan pembayaran disaksikan oleh para pegawai di BMD BKD Kota Cirebon yang masuk dalam Surat Tugas bernomor 090/184-BMD/2019. Hasil penjualan, berjumlah Rp 61.000.000, dan saat pembayaran oleh SR, uang tersebut diterima oleh FS," tuturnya.

Menurut Qorib, penetapan AN sebagai tersangka dan diposisikan sebagai yang menjual Riol Pompa Ade Irma Suryani, oleh Kejari Kota Cirebon terkesan terburu-buru. 

"Status tersangka AN berdasarkan Nomor Penetapan: TAP 920/M.2.11/04/2022 tertanggal 07 April 2022 dalam perkara tersebut, tidak sesuai dengan peran dari AN," pungkasnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers