Jajaran Polres Subang terus melakukan vaksinasi di kediaman dinas Kapolres, guna terbentuknya herd immunity di masyarakat kabupaten subang

 


Untuk mengejar herd immunity dan percepatan program vaksinasi, sejumlah terobosan dilakukan jajaran Polres Subang. Seperti pada pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat umum yang digelar malam hari oleh Polres Subang di dua puluh lima titik di Kota Subang pada malam pertama Ramadan, Minggu (3/4).

Kapolres Subang AKBP Sumarni menjelaskan kegiatan vaksinasi ini sengaja diselenggarakan malam hari, dalam rangka memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 bagi para pekerja yang jam pulangnya sore hari, dan tidak hanya para pekerja saja melainkan menjaring juga masyarakat yang belum melakukan vaksin 1, 2 atau booster yang melintas di depan rumah dinas kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan bahwa vaksinasi yang digelar malam hari ini adalah bentuk kerja sama dengan Pemkab Subang untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi khususnya di Kota Subang.

Kami bersama nakes dari puskemas Kota Subang dan Dokpol Polres Subang membuka layanan vaksinasi malam hari mulai pukul 20.00 s/d 00.00 Wib mengingat ini adalah bulan Ramadan dan sasarannya adalah mereka yang pagi bekerja dan tak sempat melakukan vaksinasi, Tutur AKBP Sumarni.

Alhamdulillah, respon masyarakat terutama yang yang sibuk bekerja juga cukup positif. Banyak yang datang ke gerai vaksinasi yang dilaksanakan di rumah dinas saya,” jelas Sumarni seperti dilaporkan, Hari Nurdiansyah, (3/4). 

AKBP Sumarni yang sempat berdialog dengan peserta vaksinasi memberikan imbauan kepada warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sekalipun sudah disuntik vaksin. Dikatakan, progam yang dilaksanakan Polres Subang dan jajaran ini merupakan bagian dukungan dari institusi kepolisian Polres Subang dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan herd immunity hususnya di Kabupaten Subang.

"Jika kekebalan komunal atau herd immunity terbentuk, maka kesehatan warga jauh lebih terjamin dari ancaman Covid-19," pungkasnya.


Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers