Kalong Malam Art yang terus berjuang demi melestarikan seni ukir di Kabupaten Subang

 

Reporterjabar.com - kelapa kering yang sudah dianggap sampah dan tak bernilai, bisa dimanfaatkan dan dapat menghasilkan uang. Yusef Yudiana (45) seorang perajin asal subang, Jawa Barat, menyulapnya menjadi sebuah karya seni yang unik dan indah.

Ia ukir sampah tersebut menjadi sebuah karya seni ukir wajah baik wajah pewayangan, tokoh maupun ikonik lainnya. Uniknya lagi, bentuk kelapa yang berbeda-beda menjadikan bentuk wajah yang tak serupa.

Yusef mengaku sudah menggeluti dunia seni ini sejak 2001 lalu, namun karena ia membutuhkan perajin lainnya maka ia membuat sebuah kelompok perajin di subang dengan nama "Kalong Malam Art".

"Saya mulai berkecimpung di dunia seni sejak 2001. Saya bersama rekan lainnya berjuang konsisten memajukan dunia seni. Semua yang berkaitan seni dari bahan kayu, bambu, batu, atau berhubungam dengan alam dan dianggap sampah tak bernilai kami ubah jadi bernilai," ujar Yusef kepada ReporterJabar.com 28/3/2022

"Waktu 15 sampai 20 menit bisa saya selesaikan satu ukiran kelapa kering. Secara teknis alhamdulillah enggak ada kendala," katanya, hanya saja Pemerintah daerah sampai saat ini belum meliriknya apalagi di tengah pandemi covid-19 saat ini.

Yusef dan rekan-rekannya tidak hanya membuat kerajinan dari bahan kelapa kering, tetapi dia membuat 60 persen kerajinan dari bahan kayu lame dan 40 persen dari batu, limbah, dan bahan lainnya.

"Kayu lame di buat seperti patung singa, patung pewayangan atau golek, dan bentuk binatang lainnya, kami juga mampu membuat sarung golok," jelas Yusef.

Keuletan dan keterampilan menjadi modal besar para perajin, hasil karya seninya ini sudah dipasarkan hingga ke laur pulau jawa, mereka juga kerap mengikuti sejumlah ajang pameran secara pribadi, Namun bukan tanpa kendala, mereka terganjal modal untuk pemasaran serta tidak adanya kepedulian pemerintahan desa ataupun pemerintahan kabupaten subang dalam dunia seni, khususnya seni ukir ini 

"Harga ukiran kelapa kering tergantung ukuran, ada yang mulai harga Rp 25 ribu, Rp 30 ribu, Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu. Bagi pemesan pun boleh minta gambar apa saja," katanya yang mengaku belajar secara otodidak ini.


Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers