Kiprah Astra Tol Cipali dari Keselamatan Pengguna sampai Pemberdayaan Masyarakat

JAWA BARAT - Jalan tol Cikopo – Palimanan (Cipali) diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada  13 Juni 2015. Jalan tol ini saat peresmiannya tercatat sebagai jalan tol terpanjang pertama di Indonesia yaitu sepanjang 116 km yang melintasi lima kabupaten, yaitu Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Cirebon.

Kampanye Kselamatan bersa,a Komunitas kendaraan roda empat


Keberadaannya menjadi infrastruktur yang mendorong percepatan dinamika perpindahan orang dan barang sepanjang hari. Terutama pada saat mobilitas tinggi seperti Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru maupun liburan panjang.

ASTRA Tol Cipali sebagai perusahaan yang diamanahi mengelola Tol Cipali nampaknya berupaya melakukan berbagai upaya memberikan kenyamanan dan keselamatan berkendara bagi penggunanya.

Salah satunya melakukan Kampanye Keselamatan Berkendara, ASTRA Tol Cipali menggandeng puluhan komunitas roda empat dengan menyelenggarakan salah satu program Perdana yang dilakukan adalah Sunday Morning Driving to Cipali (Sunmor Drive Cipali) dengan menggandeng komunitas mobil resmi terdiri dari berbagai produk brand ASTRA pada 14 November 2021 Kegiatan ini dihadiri oleh Agung Prasetyo Direktur Operasi Astra Tol Cipali, Ahmad Wildan Ketua Sub Komite Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) serta perwakilan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Pada kegiatan tersebut menggandeng 60 orang komunitas roda 4 yang terdiri dari 30 mobil yang dilaksanakan di tiga lokasi berbeda dengan start dari rest area KM 102 dengan check point di Kantor Operasional Subang di KM 110 dan berakhir di Titirah Kahirupan KM 130 arah Cirebon.

Sunmor Drive Cipali bagian dari program hubungan komunitas dan kampanye keselamatan dengan tujuan menjadikan para komunitas sebagai pelopor keselamatan berkendara dan sebagai Duta Wisata Cipali. "Sunmor Drive Cipali adalah program perdana bersama komunitas roda 4 dari berbagai mobil produk brand ASTRA. Kami ingin komunitas ini menjadi pelopor keselamatan berkendara sekaligus menjadi duta wisata dalam mempromosikan pariwisata yang berada di sepanjang tol Cipali," ujar Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali, Agung Prasetyo.

Kata Agung diharapkan peserta dapat menyosialisasikan keselamatan berkendara kepada komunitas lain dan juga masyarakat luas.

Acara ini juga melibatkan kesenian tradisional dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Binaan Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan tarian dan makanan khas yang bervariasi.

Solusi pada kendaraan ODOL
Tantangan menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara di jalan tol, ASTRA Tol Cipali menghadapi banyaknya kendaraan tonase besar dengan kondisi Over Dimension Over Loading (ODOL) yang sangat beresiko menimbulkan insiden kecelakaan.

Pemasangan alat pantau dalam rangka Zero ODOL 2023


Sebagai bentuk wujud peningkatan pelayanan pada bidang infrastruktur dan mendukung kebijakan pemerintah dalam program ZERO ODOL di tahun 2023, ASTRA Tol Cipali untuk pertama kalinya mengintegrasikan alat timbang Weigh In Motion (WIM) untuk mendeteksi ODOL, Light Detection Ranging (LIDAR) untuk Over Dimension dan camera Auto Numbering Plat Recognition (ANPRR) untuk membaca Nopol Polisi di Gerbang Tol Palimanan di Gerbang Tol Palimanan, Kamis (10/2/2022).

Pemasangannya dihadiri Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Hubungan Darat (Kemenhubdar), Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) serta Kepolisian Wilayah. Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal (Dirjen) Kemenhubdar Budi Setiyadi bersama Kepala BPJT, Danang Parikesit meninjau langsung penerapan alat timbang WIM yang akan beroperasi di ruas Jalan Tol Cipali mulai Maret 2022.

Integrasi Alat timbang WIM merupakan teknologi timbangan yang dapat bekerja mendeteksi kendaraan meskipun dalam keadaan bergerak.

Penerapan WIM sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 116 Tahun 2021 tentang Pengawasan dan Penindakan Terhadap Kendaraan Angkutan Barang atas Pelanggaran Ukuran Lebih (Over Dimension) dan Pelanggaran Muatan Lebih (Over Loading) atau ODOL di Jalan Tol.

"ASTRA Tol CIpali merupakan jalan tol pertama yang menerapkan teknologi pemasangan peralatan timbang terintegrasi yang dapat mendeteksi kendaraan sehingga dapat terlihat di layer display Variable Message Sign (VMS) dan mengeluarkan struk untuk berat, jenis golongan dan nomor polisi kendaraan," tutur Firdaus.

Dengan pengertian alat timbang WIM memiliki tujuan menjaga kualitas infrastruktur secara signifikan sehingga menurunkan biaya maintenance yang tinggi serta mengurangi angka dan tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas namun juga untuk meningkatkan pelayanan transportasi jalan yang berkualitas, inovatif dan ramah lingkungan sehingga pengguna jalan dapat berkendara dengan lancar, aman, dan nyaman.

"Dengan terpasangnya integrasi alat timbang ini diharapakan penertiban kendaraan ODOL di jalan tol lebih maksimal dan juga dapat menurukan angka kecelakaan yang diakibatkannya.
Menurut data kami sejak 2019-2021, kecelakaan ganda tabrak belakang yang diakibatkan oleh kendaraan ODOL sebesar 83%. Hal ini menjadi fokus kami bersama dengan pihak terkait dalam melakukan berbagai program keselamatan khususnya dengan pemasangan alat timbang WIM," tutur Firdaus Azis, Presiden Direktur ASTRA Tol Cipali.

Peralatan timbang integrasi yang terpasang di tol Cipali ini merupakan teknologi yang dapat mendeteksi tidak hanya berat dan jenis golongan kendaraan namun juga dapat membaca nomor polisi kendaraan sehingga memudahkan kepolisian dalam menindak kendaraan tersebut.


Merawat Bumi dengan Gerakan Jumat
Untuk menjaga lingkungan hidup di sekitar jalan tol Cipali, berupaya merawat bumi dan mendukung gerakan Environmental, Social and Governance, agar ekosistem lingkungan tetap terjaga.

Penanaman Pohon dalam menjaga lingkungan hidup di sekitar Tol Cipali dilakukan secara terus menerus


ASTRA Tol Cipali sebagai anak usaha Astra Infra, menjalankan perusahaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Hal ini terwujud dengan dilakukannya Gerakan Jumat Menanam sebagai upaya untuk keseimbangan ekosistem lingkungan agar tetap terjaga dan memanfaatkan material limbah Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) atau aspal daur ulang serta menghemat penggunaan Batuan dan Aspal baru yang termasuk Non-renewable resources.

"Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) adalah aspal daur ulang dimana material yang digunakan adalah gabungan dari agregat baru ditambah dengan bahan peremajaan. Pada tahun 2021, RAP ini sudah digunakan untuk bahu jalan di beberapa area dengan total panjang 6 Km, Saat ini sedang dilakukan RAP sepanjang 100 meter di area jalur jika hasilnya baik maka kedepan akan diimplementasikan dalam jumlah banyak seiring dengan pemeliharaan dan peningkatan kondisi perkerasan jalan untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pengguna jalan," terang  Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali, Agung Prasetyo.
Dengan panjang 116 km Jalan Tol Cipali terdiri dari dua jenis type Perkerasan Jalan, yaitu perkerasan beton (rigid pavement) sepanjang 55% dan perkerasan lentur/ aspal (flexible pavement) sepanjang 45%. Beberapa program pemeliharaan Jalan Tol Cipali menggunakan metoda Scrap and Fill dengan limbah berupa RAP yang bisa dimanfaatkan untuk bahan Hot-mix.

Kegiatannya dilakukan secara serentak di seluruh grup Astra Infra sejak bulan Februari sampai Juni 2022. Kick off program dihadiri  CEO Grup Bisnis Tol Astra Infra, Kris Ade Sudiyono, Presiden Direktur ASTRA Tol Cipali, Firdaus Azis, dan Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali, Agung Prasetyo di kantor gerbang Palimanan, Kamis (10/2/2022).

ASTRA Tol Cipali menyediakan 1.500 bibit pohon jenis Jati, Tabebuya, dan pohon buah langka (Pranaraksa- Program Konservasi Keanekaragaman Buah Langka Nusantara) yang ditanam di 7 kantor gerbang, 8 rest area dan disepanjang ruas tol Cipali. Sejak tahun 2020 sudah dilakukan penanaman di sepanjang jalan tol Cipali sebanyak 11.000 pohon yang setiap tahunnya akan bertambah.

"Dengan dilakukannya Program Gerakan Jumat Menanam dan Inovasi Lingkungan ini diharapakan dapat terjaga ekosistem lingkungan yang baik, seperti pohon dapat menampung air untuk mencegah banjir dan membuat struktur tanah tetap stabil sehingga tidak mudah terjadi longsor mencegah polusi udara dan menyerap emisi karbon yang merupakan penyebab utama pemanasan global. Selain itu dengan penggunaan hotmix RAP ini akan membuat biaya perawatan jalan lebih efisien minimal 10-15% dibandingkan konfensional," terang  Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali, Agung Prasetyo.

Dengan Gerakan Menanam Pohon dan Inovasi Lingkungan ini, kata Agung ASTRA Tol Cipali turut merawat bumi agar tetap terjaga kualitas lingkungan yang baik.  Sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar khususnya pengguna jalan agar dapat berkendara dengan lancar, aman dan nyaman.

Penyerahan Kewajiban CSR

Sebagai perusahaan yang yang berada di lingkungan masyarakat PT Lintas Marga Sedaya (ASTRA Tol Cipali) sejak diakusisi PT ASTRA Infrastruktur, anak perusahaan PT Astra International (Tbk) pada November 2019 lalu, turut melakukan pembenahan lingkungan di sekitar wilayah Tol Cipali melalui Corporate Social and Responsibility (CSR) yang bermanfaat.

Penandatanganan Kampung Berseri Atra (KBA) antara Desa Bongas Kulon Majalengka dangan Astra Tol Cipali


Diantaranya tahun 2021, ASTRA Tol Cipali melakukan pengembangan sumber daya manusia melalui pembinaan Kampung Berseri Astra (KBA) di Desa Bongas Kulon, Sumberjaya Kabupaten Majalengka. KBA merupakan program Kontribusi Sosial Berkelanjutan Astra yang diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan program 4 pilar, yaitu Pilar Kesehatan, Pilar Pendidikan, Pilar Lingkungan dan Pilar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Pada 2 November 2021 dilakukan peresmian Kampung Berseri Astra (KBA) Bongas Kulon yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Program KBA oleh Presiden Direktur ASTRA Tol Cipali Firdaus Azis dan Kepala Desa Bongas Kulon Abdul Jaelani didampingi Bupati Majalengka Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd.serta CEO Grup Bisnis Jalan Tol Astra Infra Kris Ade Sudiyono.

Kata Firdaus kontribusi ASTRA Tol Cipali pada KBA merupakan perwujudan filosofi ASTRA, yaitu menjadi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. Dengan keberadaan Jalan Tol Cipali dapat memberikan manfaat yang positif serta berdampak pada perekonomian masyarakat khususnya saat ini di KBA Bongas Kulon.

Pada kesempatan itu ASTRA Tol Cipali menyerahkan bantuan kendaraan sepeda motor roda tiga yang akan di fungsikan dalam rangka kebersihan lingkungan bagi seluruh masyarakat di Desa Bongas Kulon.

Sebelumnya akhir tahun 2020, ASTRA Tol Cipali telah melakukan pembinaan pada Pilar Pendidikan dengan membina 5 Sekolah Binaan yakni SDN Bongas Kulon 3, SDN Bongas Wetan 2, SDN Lojikobong 2, SDN Cidenok, SDN Garangwangi 3 di Kecamatan Sumberjaya, Majalengka.

Menyerahkan bantuan perpustakaan kepada Lembaga Pendidikan di Bongas Kulon Majalengka


Dengan potensi 4 Pilar yang dimiliki Bongas Kulon, program pembinaan dan pengembangan sumber daya ini dapat berdampak positif kepada masyarakat, sehingga akan tumbuh inisiatif positif dari masyarakat untuk mengubah kualitas kehidupan masyarakat baik dari sisi pendidikan, kesehatan, lingkungan dan UMKM.

 

 

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers