Anggota Lanud Suryadarma Latihan Penanganan Terjadinya Kebakaran



Reporterjabar.com-PEN SDM. Untuk menghindari dan mengantisipasi terjadinya bahaya kebakaran khususnya di lingkungan perumahan maupun di sekitar perkantoran Lanud Suryadarma, Seksi Pemadam Kebakaran Lanud Suryadarma, melakukan latihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tepat dan benar untuk menangani terjadinya kebakaran kepada seluruh anggota Lanud Suryadarma, bertempat di Baseops Lanud Suryadarma Kalijati, Subang. Rabu (22/2/2022).

Latihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel Lanud Suryadarma, didalam menggunakan dan mengoperasikan APAR secara cepat, tepat, efisien dan aman. Agar bahaya kebakaran yang terjadi dapat dicegah dan ditanggulangi sedini mungkin sehingga tidak terjadi kebakaran yang lebih luas. 7

Menurut Kasiopslat Lanud Suryadarma Mayor pnb Zen M.A.P mengawali pengarahannya sebelum pelaksanaan simulasi mengatakan bahwa Latihan penggunaan alat pemadaman kebakaran ini dimaksudkan untuk melatih seluruh anggota Lanud Suryadarma dalam menggunakan alat dengan benar serta mengetahui jenis-jenis tabung untuk diaplikasikan ke bahan yang terbakar tersebut. Sehingga apa bila terjadi kebakaran setiap anggota dapat dengan secepatnya memadamkan api dan juga agar lebih waspada, serta mengetahui fungsi dari masing-masing tabung yang digunakan.

Sementara itu, Kepala Subsi PK Lanud Suryadarma Mayor Tek Surasa meyampaikan cara pencegahan kebakaran, agar dapat menanggulangi terjadinya kebakaran sedini mungkin dimana saja kita berada, dan menyampaikan timbulnya kebakaran adalah karena bersatunya tiga unsur yaitu unsur media, unsur udara dan unsur panas.

“Untuk itu langkah yang harus kita lakukan bila terjadi kebakaran, diusahakan jangan panik, harus tenang, gunakan alat pemadam api ringan, matikan aliran listrik, gas atau aliran bahan bakar serta segera hubungi kantor Pemadam Kebakaran terdekat," jelasnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers