Satu pengendara tewas setelah terjadi kecelakaan beruntun di Jl Ahmad Yani

 

 Reporterjabar.com- Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan  Ahmad Yani Subang.  Selain itu, terdapat pula beberapa korban menderita luka-luka.

Korban meninggal adalah pengendara sepeda motor Vario bernopol  T 6203 ZX. Dia menderita luka parah, selanjutnya dibawa ke RSUD Ciereng Subang.

Dalam kecelakaan tersebut menewaskan satu pengendara sepeda Motor Honda Vario No. Pol T-6203-ZX, atas nama Abdul Syahid yang beralamat di Kampung Palabuan RT. 08 RW. 01 Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang.

“Iya benar korban meninggal dunia satu orang, sementara luka ringan 2 orang, tidak ada yang menderita luka berat,” kata Ipda. Suharyadi.

Sementara korban luka yakni pengendara motor Yamaha V-lxion no pol T 2262 WT dan penumpang kendaraan Honda Beat streat no pol Z 4629 MV. Semua korban luka dilarikan ke RSUD Ciereng.

Kanit Gakum satlantas polres Subang Ipda. Suharyadi menjelaskan Bahwa kronologis kejadian Laka lantas tersebut masih dalam penyelidikan pihak aparat kepolisian Satlantas Polres Subang, kejadian lakalantas tersebut terjadi di Jl. Ahmad Yani Kelurahan Pasirkareumbi Kota Subang pada Selasa (4/1/2022) sekira pukul 18.15 WIB.

Kecelakaan itu melibatkan tujuh kendaraan di antaranya Kendaraan Truck Gas Mitsubishi  No. Pol T-9570-TC. Spm. Honda Vario No. Pol T-6203-ZX. Minibus Toyota Avanza No. Pol Z-1602-KE. Spm. Honda Beat No. Pol  Z-2869-CO. Spm Honda Beat Streat No. Pol  Z-4629-MV. Spm. Yamaha V-Ixion No. Pol T-2162-WT.  Dan Minibus Suzuki Ertiga No. Pol E-1228-RQ.

Dugaan sementara dalam kecelakaan beruntun tersebut di akibatkan faktor kelalaian manusia, tidak menutup kemungkinan ada faktor lainnya. Diantaranya adalah faktor kendaraan itu sendiri, makanya kendaraan yang terlibat langsung dalam kecelakaan tersebut telah kita amankan saat ini,"jelas Ipda. Suharyadi.

Polisi yang mendapatkan informasi tersebut segera menuju lokasi untuk mengevakuasi korban. Selain itu, memeriksa keterangan saksi dan melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

" Jadi kan faktor penyebab kecelakaan itu ada dua, yaitu faktor kelalaian manusia, dan faktor kendaraan. Saat ini pun kita sedang memeriksa kondisi kendaraannya” imbuhnya.

Alasannya belum mengungkapkan kronologi kecelakaan ini karena harus mengikuti prosedur yang sudah disediakan dan menghindari adanya kesalah pahaman di berbagai pihak, Kami belum bisa menyimpulkan kronologi kejadian karena ditakutkan adanya pihak yang merasa tidak senang atau dirugikan. Jadi kami akan tetap menyelidikinya” ucap Suharyadi (5/1/2022). (//HP)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers