Di Usianya yang ke-61 UGJ Cirebon Semakin Produktif



Reporterjabar.com - Cirebon, Rangkaian kegiatan Dies Natais Universitas Gunung Jati (UGJ) Cirebon ke-61 berlangsung khidmat dan dilaksanakan dengan prokes ketat. Dies Natalis kali ini, telah dilangsungkan sejak bulan Desember 2021 lalu, diawali dengan Pekan Olah Raga Mahasiswa (PORMA). Dilanjutkan dengan seminar nasional pendidikan, serta hari ini adalah rangkaian, tasyakuran dan pelantikan Rektor, dan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan-penghargaan baik dari Ketua Yayasan PSGJ maupun dari Rektor UGJ.

Rektor UGJ Cirebon Mukarto Siswoyo mengatakan, tahun 2020 lalu UGJ Cirebon berasa di peringkat 119 perguruan tinggi terbaik se-Indonesia versi Kemendikbud.

"Tahun 2020 kemarin adalah bukti bahwa UGJ terus berusaha dan memastikan diri menjadi perguruan tinggi yang berkontribusi positif dan produktif untuk negeri ini. Dan turut serta membangun peradaban dunia," katanya, Minggu 16/01/2022.

Langkah nyata dari kehendak luhur tersebut dimulai dengan pemahaman tuntutan stockholder serta masyarakat luas, meningkatkan seluruh sarana prasarana serta meningkatkan SDM. "Tentu saja dengan komitmen untuk selalu mematuhi peraturan perundang-undangan terkait perguruan tinggi kami penuhi bahkan kami lampaui seluruh pemenuhan persyaratan standar nasional perguruan tinggi/SNPT," imbuhnya.

Pihaknya, juga mengirimkan banyak dosen untuk mengikuti studi ke jenjang S3 di berbagai perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun di luar negeri.

"Semua itu kami lakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa UGJ sesuai visinya menjadi perguruan tinggi riset unggulan berbasis kearifan lokal menuju tataran global tahun 2034 benar-benar dapat memenuhi harapan stockholder. Saat ini UGJ melahirkan 3 profesor, sehingga saat ini UGJ telah melahirkan 13 Profesor," ujarnya.

Sementara, Ketua Yayasan PSGJ Dadang Sukandar Kasidin, menyampaikan keberhasilan ini merupakan bentuk sinergitas Ketua Yayasan dan Rektor UGJ sehingga dapat saling mendukung kemajuan UGJ.

"Mengingatkan kepada para dosen untuk selalu membesarkan, meninggikan, dan mengagungkan Allah SWT dalam membesarkan UGJ, meningkatkan loyalitas kepada lembaga dan mengukuhkan kesadaran, disiplin dan komitmen pada peningkatan kinerja, produktivitas, inovasi dan kreativitas," katanya. 

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI dudung Abdurachman, sekaligus Ketua Pembina Yayasan UGJ mengatakan, terjadinya inovasi dan perubahan secara besar-besaran, secara fundamental mengubah system tatanan yang ada ke cara baru yang cenderung menggunakan teknologi dan dunia maya sebagai platform utamanya.

“Dalam menghadapi ancaman yang semakin kompleks tersebut, maka dibangun suatu sistem pertahanan yang bersifat semesta. UGJ selaku Lembaga akademisi menyiapkan para mahasiswa dalam menghadapi persaingan global. Meningkatkan kreativitas, inovasi dan jiwa entrepreneurship mahasiswa”. tutupnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers