Upaya Pelestarian Seni Bela Diri Dilakukan oleh Faluzia Beserta Paguron Tapak Elang Guna Terciptanya bibit Atlit Yang Juara

 


Reporterjabar.com-HP- Cianjur –
Upaya melestarikan dan mengembangkan seni bela diri tradisional, R. Julian Faluzia mengelar latihan silat di objek wisata balong ledok, Kabupaten Cianjur minggu  (12/12/2021).
R. Julian Faluzia mengatakan latihan rutin ini bertujuan untuk meningkatkan budaya lokal asli Sunda.

“Saat ini sudah banyak budaya lokal yang tergilas zaman, sehingga seni silat ini harus digalakkan lagi,” kata Faluzia yang juga sekretaris silat paguron Tapak Elang.(14/12/2021)

PPS TAPAK ELANG berdiri taun 2014
Dan memiliki Basecamp Pusat di Jl. Cianjur-Sukabumi Km. 7, Gg. Taopik 2, Kp. Pasantren, Ds. Ciwalen, Kec. Warungkondang Cianjur.
PPS Tapak Elang sendiri pun sudah memiliki Cabang paguron diantaranya :
- Pontren Al Hasanah, Cipancur Sindanghayu, Takokak
- Cabang Unlat Pasawahan, Takokak
- Saung Sawitri, Ds. Sukamanah, Cugenang Cianjur dan Cabang Sukaluyu Cianjur

Diungkapkan Faluzia  dalam latihan ini adalah langkah yang diambilnya untuk melestarikan budaya buhun, selain anak-anak  kecil yang mengikuti latihan banyak juga dari kalangan anak SMP yang berada di lingkungannya. Latihan yang di gelar di objek wisata balong ledok, Kabupaten Cianjur  dikarenakan  untuk menarik minat seni bela diri sekaligus mempromosikan area wisata tersebut.

Lebih lanjut, kata   R. Julian Faluzia PPS TAPAK ELANG dibawah naungan Yayasan Tapak Elang Digjaya dengan kepengurusan :
Dewan pembina : Asep Rusliamto sekaligus pemilik area wisata Balong Ledok,  Ketua : Repi Sundayana, Sekretaris : R. Julian Faluzia, Bendahara: Susi Herawati dan Bidang Diklat: Amri

“Insyaallah di tahun 2022 nanti akan kita gelar event untuk memperkenalkan kembali budaya buhun ini, yang insyaAllah  kemudian akan kita bawa ke dunia internasional,” harapnya.

Dirinya memastikan akan mendesak PEMDA Cianjur dengan menganggarkan seni beladiri silat ini ke dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Cianjur

Sementara itu, Ketua Tapak Elang Repi Sundayana, mengatakan untuk melestarikan seni silat ini akan menggelar kegiatan sesering mungkin.

“Karena silat ini budaya asli kita, kami ingin menimbulkan lagi seni beladiri ini,” katanya.

Repi mengatakan dengan dihidupkannya seni silat ini menjadikan daya saing yang kuat dengan seni beladiri lain yang masuk ke Indonesia.

“Kita tidak boleh kalah dengan seni beladiri lain yang sudah masuk ke Indonesia” harapnya.

Di sisi lain Repi dan Faluza, mengatakan Pemerintah Provinsi JABAR dan PEMKAB Cianjur harus terus meningkatkan dan menggalakkan seni beladiri silat di Jawa Barat.
Harapan kedepannya bisa jadi pusat penciptaan bibit pesilat Berprestasi di Cianjur pungkas Faluzia.

Repi dan Faluzia mengimbau kepada generasi muda agar mengikuti kegiatan yang bermanfaat salah satunya mengikuti kegiatan olahraga beladiri silat. Dirinya akan terus menggelorakan seni beladiri silat agar bisa semakin diminati generasi muda di Cianjur khususnya dan seluruh wilayah Indonesia pada umumnya.(14/12/2021).(//HP)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers