Unsika Membuat Pelatihan Pengembangan Modul Inggris untuk Pembelajaran Jarak Jauh bagi Guru Bahasa Inggris di SMK Rosma Karawang

Salah satu butir dari tridarma Perguruan tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat. Sebagai salah satu bentuk perwujudan dari poin tersebut, Universitas Singaperbangsa Karawang menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema Pelatihan Pengembangan Modul Inggris untuk Pembelajaran Jarak Jauh bagi Guru Bahasa Inggris di SMK Rosma Karawang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru Bahasa Inggris dan guru lainnya dalam pengembangan modul bahasa inggris untuk jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Modul ini merupakan hasil rancangan dari Tim Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unsika dibantu mahasiswa. Modul ini telah disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang berada di Jurusan TKJ dan berhasil dirampungkan dalam kurun waktu satu bulan setelah sebelumnya melakukan berbagai persiapan.

Selain disesuaikan dengan sasaran pembelajarnya, Modul yang terdiri dari 6 Chapter ini hadirkan dalam bentuk yang sederhana namun mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa berkenaan dengan 4 skill dalam bahasa Inggris (listening, speaking, reading dan writing), pengayaan kuis / latihan soal dan pendalaman materi yang dapat diakses melalui barcode yang tertera, serta pengunaan modul yang fleksibel; dapat digunakan dalam proses pembelajaran luring maupun daring.

Proses pelatihan diisi oleh narasumber 1 Fauzi Miftakh, S.Pd., M.Pd. dan narasumber 2 Indah Purnama Dewi, S.Pd., M.Pd, yang juga merupakan Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unsika. Selain itu, narasumber 3 adalah Agung Susilo Yuda Irawan, S.Kom., M.Kom, dosen Prodi Ilmu Komputer Unsika. Narasumber 1 membahas tentang tentang konsep ESP (English for Specific Purposes) dan menjelaskan alasan mengapa pada program ini pengayaan modul bahasa Inggris hanya untuk jurusan TKJ dari sekian banyaknya jurusan di SMK Rosma Karawang. Ternyata setelah ditelusuri lebih dalam, belum banyak kajian-kajian atau literature yang membahas tentang penggunaan bahasa inggris di jurusan TKJ. Maka dari itu, pada kesempatan ini, TIM Pengabdian Masyarakat memfokuskan pembuatan modul dengan sasaran pembelajar yaitu untuk siswa dan siswa jurusan TKJ. Dengan harapan, ketika nantinya siswa dan siswa terjun di dunia kerja, mereka memiliki kompetensi pada bidangnya dan dapat bersaing secara global.

Narasumber 2 dan 3 memberikan penjelasan mengenai proses pembuatan modul dari awal hingga selesai. Proses pertama adalah melakuka Need Analysis dengan mewawancarai siswa dan siswa di jurusan TKJ serta guru bahasa Inggris di SMK Rosma Karawang. Pertanyaan yang diajukan sudah di setting sedemikian rupa agar kami mendapat kesimpulan serta serta tujuan dari analisis kebutuhannya terpenuhi. Selanjutnya adalah proses pembuatan modul yang dirumuskan secara bersama mulai dari penentuan konten apa saja yang akan dimuat, layout, hingga fitur yang akan digunakan.

Proses sosialisasi diakhiri dengan penyerahan plakat dan foto bersama. Kepala sekolah SMK Rosma Karawang berharap semoga ini menjadi awal yang baik dan hadirnya modul ini mampu membantu guru dan siswa khususnya di jurusan TKJ dalam proses pembelajarannya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers