Siapakah Nenek 95 Tahun di Cirebon yang Dilaporkan ke Polisi?



Reporterjabar.com - Cirebon, Nenek Wasini (95 Tahun) warga Desa Sarabau Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon Jawa Barat, dilaporkan ke Polisi diduga melakukan penipuan jual beli tanah. Belakangan diketahui, Ny Y membeli tanah seluas 156 meter persegi milik nenek Wasini dari Suwara (Almarhum) yang juga anak nenek Wasini. Awalnya total tanah yang dimiliki nenek Wasini seluas 220 meter persegi, yang 64 meter persegi sudah dijual terlebih dahulu kepada Suali dan tercatat secara resmi di desa setempat. Transaksi jual beli tanah antara Ny Y dan Suwara tanpa sepengetahuan nenek Wasini yang bertanda tangan di kwitansi jual beli itu pun bukan nenek Wasini. Dengan alasan hendak melakukan pengukuran, Y meminjam sertifikat tanah namun, pengukuran itu tidak pernah dilakukan. 

Jalur mediasi antara Ny Y dan nenek Wasini sudah ditempuh bahkan nenek Wasini hendak menempuh dengan cara kekeluargaan namun ditolak oleh pihak Ny Y. Pasalnya, Ny Y mengklaim bahwa seluruh tanah itu adalah miliknya. Belakangan Ny Y melaporkan nenek Wasini ke Polisi dengan tuduhan dugaan penipuan.

Atas pelaporan tersebut, nenek Wasini yang tinggal seorang diri ini kerap sakit-sakitan dan trauma bertemu dengan orang banyak.

"Setelah nenek Wasini tahu dilaporkan ke Polisi sempat drop. Nenek merasa lelah," kata Evi salah satu cucu nenek Wasini, Kamis 9/12/2021.

Evi melanjutkan, jika berbicara dengan nenek Wasini harus agak keras dan dekat telinganya karena pendengarannya sudah berkurang.

"Kalau mau ngobrol ngomongnya harus dekat ke telinga," imbuhnya.

Evi dan Sukristo salah seorang anak nenek Wasini yang masih hidup setiap hari merawat nenek yang berusia 95 tahun tersebut.

"Nenek Wasini punya anak 11 yang masih hidup hanya 1 yaitu Sukrisno, yang tiap hari ke rumah nenek Wasini," terangnya.

Evi menambahkan, ia dan kuasa hukumnya Miranti Kusumawardhani Rusyamsi hendak menempuh jalur kekeluargaan dan medias kandas ditengah jalan.

"Mediasi sudah, jalur kekeluargaan juga sudah tapi Ny Y selalu menolak," pungkasnya.



Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers