Langkah Pemuda Yang Menjuarai dan membawa harum Cianjur Di Tanah Tasikmalaya Dalam Event Puspa Kriya

 

Ketua Deskranasda Kota Tasikmalaya Hj.Rukmini Yusuf 21/12/2021 

Reporterjabar.com-Tasik- Puspa Kriya kota Tasikmalaya 2021 adalah even pertama yang di adakan oleh Kota Tasik melalui Dekranasda dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Tasikmalaya, Even tersebut menjadi event perdana Deskranasda Kota Tasikmalaya pascapandemi Covid 19.

Tujuannya untuk kembali mengembangkan perajin kriya di Kota Tasikmalaya dalam upaya pemulihan ekonomi bagi perajin dan menghidupkan kembali geliat industri kreatif kota ini.

Puspa Kriya Tasikmalaya 2021 ini diisi berbagai kegiatan yang diawali lomba desain motif batik khas Kota Tasikmalaya mulai 2 hingga 7 Desember 2021. Acara diikuti oleh 56 peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Dari lomba tersebut, menghasilkan 10 finalis desain motif batik Kota Tasikmalaya yang ke depannya akan diproduksi masal oleh perajin batik di Kota Tasikmalaya dan digunakan sebagai seragam ASN di Kota Tasikmalaya.

Sementara Prosesi penyaringan 10 besar dilaksanakan pada tanggal 20 Desember. Dan menyisakan Aditya eko prasetyo (Cirebon), Aditya Kurnia Agusti (Ciamis), Agus Supriadi (Tasikmalaya), Callista Alodia (Tasikmalaya), Faradinda Noor (Cimahi), Fasya Millatna Maulana (Cimahi), M. Irfan Hidayat (Bandung), Jevan Ibnu Syalid (Ciamis), Rahajeng Nuri Mutiasari (Bandung), dan R. Yulian Faluzia (Cianjur) dari 56 peserta.

Disainer batik asal Cianjur berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Motif Batik 2021 yang bertemakan Puspa kriya tangan Tasikmalaya. 

R. Yulian Faluzia bersama Hj. Rukmini Yusuf 21/12/2021

Karya R. Yulian Faluzia dengan desain berjudul ‘tasikmalaya geulis’ berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dan sekaligus membawa harum Kota Cianjur di tanah Tasikmalaya. 

Penetapkan sebagai pemenang pertama oleh dewan juri dikarenakan hasil desain batiknya yang memiliki ciri dan makna Kota Tasikmalaya. Penyerahan tropy, sertifikat dan uang pembinaan bagi pemenang tersebut langsung oleh Ketua Deskranasda Kota Tasikmalaya Hj. Rukmini Yusuf yang merupakan anak dari maestro pelukis Alm. Affandi.

Selain mengangkat kerajinan batik Kota Tasikmalaya, dalam acara ini pun membahas produk budaya kriya lainnya seperti payung geulis dan bordir.

Kedua kerajinan kreatif asal Kota Tasikmalaya tersebut sudah mendapat sertifikat dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim sebagai warisan budaya Indonesia dari Provinsi Jawa Barat.

Rukmini mengatakan sangat bangga terhadap produk kriya yang ada di Kota Tasikmalaya sehingga perlu terus dikembangkan.

"Nah untuk pengembangan kriya Kota Tasikmalaya tersebut, perlu sentuhan bersama bahu-membahu menjaga dan melestarikan, mengembangkan dan meningkatkan kualitas produk kriya Kota Tasikmalaya," ujarnya.

Dalam acara ini juga Ketua Deskranasda Kota Tasikmalaya Hj. Rukmini Yusuf menyerahkan sekaligus memeragakan penggunaan kain batik karyanya pada kegiatan Puspa Kriya Kota Tasikmalaya 2021 di Transmart Kota Tasikmalaya,

Desain batik karya Hj Rukmini Yusuf ditampilkan dalam event Puspa Kriya Kota Tasikmalaya 2021 di Transmart Kota Tasikmalaya, Selasa 21 Desember 2021.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Tasikmalaya Uus Rusmana Kartaji mengatakan, Kota Tasikmalaya salah satu kota terbaik di Provinsi Jawa Barat dengan sekala ekonomi yang cukup besar.

"Di Jawa Barat terdapat sebanyak 530 ribu lebih pelaku usaha di bidang ekonomi kreatif kerajinan, dan craft yang terdampak pandemi atau sekitar 8,3 persen dari seluruh pelaku usaha di Jawa Barat," ujarnya.

Kondisi tersebut didukung oleh karakteristik warganya yang kreatif. Tumbuhnya perekonomian Jawa Barat kata dia, tidak bisa lepas dari peran pemerintah kabupaten / kota yang secara bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan utama yaitu permasalahan ekonomi akibat pandemi.(//HP) 22.12.2021

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers