Ketua PWNU Terpilih, KH Juhadi Siapkan Langkah Untuk Bangkitkan Semangat Pengurus


INDRAMAYU - Kepengurusan PWNU Jawa Barat masa khidmat 2021-2026 dilantik. Ketua Tanfidziah KH Juhadi Muhamad dan Rais Syuriyah KH Dr Abun Bunyamin PWNU Jabar bersama pengurus lainnya dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, pada Selasa (14/12) di Desa Karanganyar Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Ketua PWNU Jawa Barat, KH Juhadi Muhammad mengatakan sebagai gebrakan awal pihaknya secepatnya akan menggelar konsolidasi internal.

"Gebrakan awal kita akan laksanakan konsolidasi internal baik dari PWNU maupun dari PCNU yang ada di seluruh Jawa Barat," kata dia

Ia menuturkan hal itu guna untuk membangkitkan semangat seluruh pengurus yang ada di Kabupaten ataupun yang ada di Provinsi.

"Konsolidasi ini diambil dalam rangka membangkitkan semangat para pengurus yang ada di PWNU maupun seluruh PCNU se-Jawa barat," ungkapnya.

Pihaknya juga mempersiapkan semua pengurus untuk berangkat ke Lampung dalam rangka Muktamar NU

"Insya Allah kita juga akan berangkat Muktamar pada tanggal 20 Desember besok," ungkapnya.

Menyinggung isu pembubaran Majelis ulama Indonesia (MUI) pihaknya menegaskan ketika ada orang yang bermasalah di MUI yang diambil adalah orang yang bermasalahnya.

"Ketika ada persoalan di internal MUI maka yang harus diambil adalah orang yang berbuat masalah," tukasnya.

Dia menyebut MUI masih sangat relevan dan sangat penting bagi bangsa Indonesia baik dipusat, di provinsi maupun di kabupaten. Pihaknya juga tetap mendukung keberadaan MUI.

"MUI masih sangat penting bagi bangsa Indonesia. Jadi saya masih sangat mendukung MUI tetap berada. Untuk membantu pemerintah dalam hal persoalan agama," tandasnya

Sementara itu, Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru.

"Selamat bagi yang telah dilantik dan selamat bertugas," jelasnya.

Dalam pelantikan tersebut juga turut hadir, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Bupati Indramayu, Nina Agustina. Bupati Cirebon, Imron Rosyadi dan para tamu undangan lainnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers