Daop 3 Cirebon Tertibkan Bangunan Liar di Sekitar Desa Buntet Dan Desa Mertapada



Reporterjabar.com - Cirebon, Dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, personil PT KAI Daop 3 Cirebon sebanyak 75 orang dibantu oleh unsur kewilayahan, melaksanakan kegiatan penertiban 34 bangunan liar yang berdiri di sekitar jalur rel KM 231+950 sampai KM 232+100 (Stasiun Luwung – Stasiun Sindang Laut), di wilayah Desa Buntet dan Desa Mertapada – Kabupaten Cirebon. Progres penertiban ini berjalan lancar dan aman, berkat adanya kesadaran dari para pemilik bangunan liar bahwa bangunan tersebut berdiri di lahan yang bukan semestinya.

“Sebelumnya, pihak PT KAI Daop 3 Cirebon telah melaksanakan kegiatan persuasif kepada para pemilik bangunan liar yang berdiri di lahan PT KAI tersebut. Selanjutnya, PT KAI Daop 3 Cirebon memberikan Surat Peringatan 1, 2 dan 3 agar para pemilik bekerja sama untuk pembongkaran bangunannya. Pada hari ini, PT KAI Daop 3 Cirebon menertibkan dan membantu membongkar 2 bangunan yang belum semuanya terbongkar. Diharapkan dengan tidak adanya bangunan liar ini, bisa mengembalikan fungsi pondasi pendukung jalur rel dan jembatan rel ke fungsi semula, sehingga perjalanan kereta api tetap aman dan lancar,” kata Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Suprapto, Rabu 15/12/2021.

Sesuai dengan peraturan yang terdapat dalam UU Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian, masyarakat dilarang mendirikan bangunan dan melakukan aktivitas lainnya di wilayah sekitar jalur rel. Karena hal ini sangat membahayakan bagi keselamatan masyarakat, serta berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan kereta api.

“Kami berharap agar masyarakat mendukung dan mematuhi akan peraturan yang tertuang dalam UU No: 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, sehingga pelanggaran terkait pemanfaatan lahan di sekitar jalur rel dengan mendirikan bangunan liar, tidak terjadi lagi. Karena hal ini sangat membahayakan bagi keselamatan masyarakat sendiri,” pungkasnya.


Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers