Cara Unsika Melakukan Sosialisasi Modul Bahasa Inggris ke SMK Jurusan TKJ di Karawang



Salah satu butir dari tridarma Perguruan tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat. Sebagai salah satu bentuk perwujudan dari poin tersebut, Universitas Singaperbangsa Karawang menyelenggarakan program KKN Tematik Integratif yang tengah berlangsung dari bulan Oktober hingga bulan Desember nanti. Tahun ini adalah kali kedua kegiatan KKN atau Kuliah kerja Nyata dilaksanakan secara daring, setelah tahun sebelumnya Universitas Singaperbangsa berhasil melaksanakan KKN secara online sebagai bentuk penyesuaian pelaksanakan aktivitas di masa pandemi. Tentunya perubahan sistem pada pelaksaan KKN tidak mengurangi atensi serta antusiasme dari Mahasiswa selaku peserta yang akan berkecimpung secara langsung dalam mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai bidang keilmuan yang dimilikinya. Karena Sejatinya, Tidak ada istilah hambatan. yang ada hanyalah tantangan. Ini adalah waktunya bagi para mahasiswa untuk mengerahkan segala potensi dan daya yang dimilikinya guna menjawab tantangan zaman dan menjaga eksistensinya sebagai mahasiswa melalui karakter serta kecakapan-kecakapan mumpuni yang dimilikinya.

Salah satunya adalah dari TIM KKN 112 Universitas Singaperbangsa Karawang di bawah bimbingan Bapak Fauzi Miftakh, S.Pd., M.Pd. Tim yang terdiri dari 19 anggota ini berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program studi Pendidikan Bahasa Inggris. Tentunya persatuan antara passion dan keilmuan yang sama merupakan perkawinan yang sempurna untuk menjalankan visi dan program – program yang telah di-design sedemikian rupa. Kamis, 18 November 2021 TIM KKN 112 dan Pengabdian Kepada Masyarakat telah sukses mengadakan kegiatan yang bertajuk “Sosialisasi Modul Bahasa Inggris untuk Jurusan TKJ : “English in Focus Computer Network Engineering” yang bertempat di SMK Rosma Karawang dan dihadiri oleh para guru Bahasa Inggris di lingkungan SMK Rosma Karawang.

Sesuai Namanya, kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan modul bahasa inggris untuk jurusan TKJ. Modul ini merupakan hasil rancangan dari Mahasiswa TIM KKN 112 yang telah disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang berada di Jurusan TKJ dan berhasil dirampungkan dalam kurun waktu satu bulan setelah sebelumnya melakukan berbagai persiapan.

Selain disesuaikan dengan sasaran pembelajarnya, Modul yang terdiri dari 6 Chapter ini hadirkan dalam bentuk yang sederhana namun mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa berkenaan dengan 4 skill dalam bahasa Inggris (listening, speaking, reading dan writing), pengayaan kuis / latihan soal dan pendalaman materi yang dapat diakses melalui barcode yang tertera, serta pengunaan modul yang fleksibel; dapat digunakan dalam proses pembelajaran luring maupun daring.

Proses sosialisasi dibawakan langung oleh Bapak Fauzi Miftakh, S.Pd., M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL) dan Dwi Rohmaniatu Silky yang merupakan perwakilan dari mahasiswa KKN 112. Sebagai pengantar, Bapak Fauzi Miftakh, S.Pd., M.Pd. memperkenalkan tentang konsep ESP (English for Specific Purposes) dan menjelaskan alasan mengapa pada program ini pengayaan modul bahasa inggris hanya untuk jurusan TKJ dari sekian banyaknya jurusan di SMK Rosma Karawang. Ternyata setelah ditelusuri lebih dalam, belum banyak kajian-kajian atau literature yang membahas tentang penggunaan bahasa inggris di jurusan TKJ. Maka dari itu, pada kesempatan ini, TIM KKN bersama Dosen Pembimbing Lapang memfokuskan pembuatan modul dengan sasaran pembelajar yaitu untuk siswa dan siswa jurusan TKJ. Dengan harapan, ketika nantinya siswa dan siswa terjun di dunia kerja, mereka memiliki kompetensi pada bidangnya dan dapat bersaing secara global.

Sesi kedua yaitu penjelasan proses pembuatan modul dari awal hingga selesai. Proses pertama adalah melakuka Need Analysis dengan mewawancarai siswa dan siswa di jurusan TKJ serta guru bahasa Inggris di SMK Rosma Karawang. Pertanyaan yang diajukan sudah di setting sedemikian rupa agar kami mendapat kesimpulan serta serta tujuan dari analisis kebutuhannya terpenuhi. Selanjutnya adalah proses pembuatan modul yang dirumuskan secara bersama mulai dari penentuan konten apa saja yang akan dimuat, layout, hingga fitur yang akan digunakan. Tentunya semua itu dilakukan dengan saran dan revisi dari Dosen Pembimping lapangan.

Proses sosialisasi diakhiri dengan penyerahan plakat dan foto bersama. Kepala sekolah SMK Rosma Karawang berharap semoga ini menjadi awal yang baik dan hadirnya modul ini mampu membantu guru dan siswa khususnya di jurusan TKJ dalam proses pembelajarannya.



Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers