Bupati Subang Keukeuh: Nol Rupiah dalam Pengangkatan Jabatan

Reporterjabar.com, Subang - Bupati Subang menegaskan kembali bahwa dalam pengangkatan pejabat tidak ada transaksi jual-beli jabatan alias zero rupiah. 
"Kami tidak menerima pesanan. Itu adalah murni hasil dari (tes) yang saudara kerjakan," tegas Bupati dalam sambutan usai melantik 177 pejabat di lingkungan Pemda Kabupaten Subang di Puri Kitri Subang, Jum'at (3/12/2021).
Pelantikan kali ini dilakukan di tiga lokasi, yaitu Puri Kitri, Aula Setda dan Aula PGRI Subang yang diselenggarakan secara daring dengan dipusatkan di Puri Kitri.

177 orang pejabat yang dilantik Bupati terdiri dari 8 orang Eselon 2b, 16 orang Eselon 3a, 28 orang Eselon 3b, 101 orang Eselon 4a dan 24  orang Eselon 4b. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Subang Nomor KP.05.05/Kep.635-BKPSDM/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural Eselon IIb, Eselon IIIa, Eselon IIIb, Eselon IVa dan Eselon IVb di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang.
Sambutan Bupati Subang, H. Ruhimat
Menyampaikan selamat kepada yang dilantik yang tentunya mengemban kepercayaan dari rakyat melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Lalu kata Bupati, apabila ada jual-beli jabatan dengan sejumlah nominal uang, maka bisa dipastikan mereka tertipu. "Kalau ada niatan membeli jabatan dengan nominal (sejumlah uang) itu adalah murni tertipu," tegasnya lagi.

"Maka dari itu kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepad semua elemen masyarakat atas dukungan kepada Baperjakat mulai sekarang tidak lagi ada titipan baik dari tokoh formal dan non-formal yang telah menjunjung tinggi profesionalisme dan etos kerja," katanya. 

Oleh karena itu pihaknya mewakili Rakyat Subang meminta kepada semua pejabat supaya melaksanakan tugas dan wewenang dengan baik. "Harapan Rakyat Subang menginginkan laporan tugas dengan sebaik-baiknya. Tolong koreksi dan evaluasi hak dan kewajiban saudara dan kewajibannya sampai sejauh mana atas hak yang diterima," tutur Bupati.
Terlebih pada situasi pandemi sekarang supaya bekerja luar biasa. "Jangan hanya sekedar bekerja menggugurkan kewajiban, (tetapi) bekerja dengan maksimal. Silahkan pikirkan dan kerjakan tugas," katanya.

Karena mereka telah mengerti dan menyadari munculnya kebaikan atas profesionalisme dan etos kerja. "Maka selama kami pasangan Jimat - Akur menjabat zero.. zero.. nol rupiah," tegasnya lagi. Laksanakan etos kerja secara professional.

Kemudian Bupati memanggil tiga orang yang dilantik hari itu menanyakan langsung: "Apakah menyerahkan uang untuk memperoleh jabatan yang diembannya sekarang?"

Ketiganya menjawab dengan tegas: "Tidak." Bahkan salah seorang diantaranya menyebutkan tidak pernah menyangka akan diberikan amanah jabatan.

Pelantikan dihadiri oleh Wakil Bupati Subang, Agus Masykur, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Narca Sukanda dan Kepala BKPSDM Kabupaten Subang serta sejumlah hadirin undangan. (Satriya)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers