Buntut Dari Tidak Adanya Kepedulian Pemerintah Terhadap Infrastruktur Jalan Umum Desa Mulyasari Subang

Reporterjabar.com - Kekecewaan warga Subang terhadap Gubernur Jabar Ridwan Kamil tak terbendung, buntut dari tidak adanya perhatian Pemerintah kepada akses jalan umum hususnya di daerah pantura Subang Hari ini, Sabtu (18/12/2012).

Akhirnya ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat Pantura, mahasiswa, bahkan sejumlah Kepala Desa nekat memblokir jalan Provinsi tersebut untuk berorasi secara bergantian menyampaikan tuntutannya yakni perbaikan akses jalan umum.

Mereka menilai jalan Pantura harusnya menjadi prioritas pembangunan infrastruktur, karena adanya pelabuhan Internasional Patimban Subang yang telah di buka secara resmi kemarin jumat(17/12/21).

Kepala Desa Mulyasari, Hasanuddin Masawi didampingi masyarakatnya ikut berorasi.

“Saya mewakili para Kepala Desa se- Kecamatan Pamanukan mendukung penuh aksi masyarakat ini. Saya harap Gubernur Jabar segera memperbaiki jalan tersebut, apalagi sekarang musim hujan, karena ketika hujan jalan ini sudah tidak terlihat seperti jalan, melainkan seperti kolam,” ucap Hasanuddin.

Ia dengan tegas mendukung aksi tersebut untuk mendorong pihak terkait untuk memperhatikan jalan provinsi yang ada di wilayah kecamatan Pamanukan.

Asep Maulana selaku tokoh masyarakat mengatakan pihaknya sudah lama menunggu tindakan perbaikan jalan provinsi yang ada di wilayah kecamatan Pamanukan.

“Kami masyarakat Pamanukan dalam aksi ini mempertanyakan seputar jalan provinsi yang ada di wilayah pamanukan khususnya yang berada di Desa Rancasari dan Desa Lengkongjaya. Kami sudah sangat lama sekali menunggu tindakan perbaikan jalan tersebut,” kata Asep.

Asep juga menegaskan bahwa akan ada aksi lanjutan jika pihak yang terkait tidak merespon.

Aksi ini pun mendapatkan perhatian dari para pengguna jalan dan sempat memacetkan arus jalan provinsi tersebut.

Warga masyarakat yang ikut turun ke jalan pun membentangkan sejumlah spanduk tuntutan dan nada satire yang ditujukan kepada Gubernur Jabar.(//HP)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers