Bertambahnya Korban Akibat Erupsi Gunung Smeru Yang memuntahkan Asap Panas

 


Reporterjabar.com-Lumajang- BPBD setempat telah menentukan tiga lokasi pengungsian sementara masyarakat yang terdampak abu vulkanik Gunung Semeru yang terjadi kemarin sekira 14.53 wib, di antaranya berlokasi di Pertigaan Jalan Pronojiwo Desa Supiturang, Balai Sesa Sumber Wuluh Candipuro dan Balai desa Kamarkajang Candipuro.

Dinas Kesehatan Lumajang saat ini membutuhkan pasokan obat-obatan untuk luka bakar sebab pasien dilaporkan telah menumpuk di Puskesmas.

Selain itu tenaga kesehatan juga memerlukan tambahan perlengkapan perawatan korban seperti polybag ramah lingkungan 1.000 lembar, polybag limbah medis 1.000 lembar, safety box 100 buah, disinfektan air (kaporit padat) 30-40 Kg, repelant lalat satu karton.

Relawan Julian melaporkan. (00.30 wib) jumlah korban luka bakar akibat erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kurang lebih berjumlah 45 orang hingga Sabtu malam.

“Sementara ini luka bakar berjumlah 45 orang, dimana yang mengalami luka berat dan dirujuk ke RSUD dan 17 orang di rujuk ke RS Bhayangkara,” 

Ia mengatakan mayoritas korban luka bakar diperkirakan tertimbun material erupsi Semeru yang melanda empat wilayah RT dalam satu RW.

“Kondisi gelap, tidak bisa melarikan diri. Situasi belum aman. Juga diperkirakan banyak pekerja tambang pasir terperangkap,”  ujarnya ( 00.30 wib/05/12/21)

Julian juga menerima data korban menderita luka bakar grade 2A - 2B akibat erupsi Smeru kemarin. Luka bakar yang di atas 50 persen dialami enam orang. Sementara korban lain  yang dirawat di ICU sebanyak empat orang. Dan Korban lain yang dirujuk ke RSUD Dr Haryoto satu orang karena butuh infus vena sentral,” imbuhnya.(//HP)


Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers