Agar Perijinan Sesuai Regulasi, Bupati Subang Lakukan ini

Reporterjabar.com, Subang - Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan Kepala DPMPTSP Jawa Barat sekaligus meminta arahan dan saran terkait perizinan di Kabupaten Subang, di Ruang Rapat Segitiga, Kamis (2/12/2021).

Pada pertemuan tersebut Kang Jimat memaparkan  mengenai Kabupaten Subang dan potensinya. Kang Jimat menyampaikan dengan besarnya potensi yang dimiliki Subang, mulai dari gunung hingga pantai, tentu banyak peluang usaha yang tercipta dan memerlukan perizinan. Kang Jimat berharap dengan potensi yang ada, Subang memiliki ikon di mana di daerah utara dapat terfokus pada usaha tambak dan pelabuhan, di Subang bagian tengah fokus pada industri dan manufaktur, sedangkan Subang bagian selatan fokus pada pariwisata.

Namun dalam hal itu, terjadi beberapa permasalahan, salah satunya adalah terkait pariwasata yang kepemilikannya diakui sebagai aset BUMN. Kang Jimat menyampaikan bahwa area pariwisata di Subang Selatan, merupakan lahan eks HGU yang telah habis masa gunanya sejak tahun 2002, namun diizinkan secara sepihak oleh PTPN yang bekerjasama dengan pihak swasta. Kang Jimat merasa khawatir akibat adanya pariwisata di selatan yang tidak sesuai regulasi dan merusak alam, padahal tempat tersebut adalah area serapan air.

Kang Jimat juga menyampaikan terkait galian C yang kebanyakan tidak memiliki izin. Kang Jimat mengatakan bahwa dengan banyaknya galian C yang tidak berizin tersebut, membuay pemerintah tidak bisa menarik dana retribusi, namun dampaknya sangat besar, salah satunya mengakibatkan jalanan rusak. Kang Jimat mengatakan efek domino dari permasalahan tersebut, akan terus berlanjut apabila permasalahan ini tidak diselesaikan.

Untuk itu, Kang Jimat meminta saran atas keinginannya tentang sharing saham dengan perusahaan untuk dapat memperbaiki berbagai insfrastruktur salah satunya jalan. Kang Jimat juga meminta saran kepada kepala Kepala DPMPTSP Jawa Barat dalam rencana mengeluarkan Perbup terkait perusahaan yang membangun di lahan eks HGU. 

Kepala DPMPTSP Subang Drs. Rahmat Fatharrahman, M.Si mengatakan bahwa dirinya akan mendukung dan konsisten terkait arahan bupati untuk tidak mengeluarkan izin kepada pihak manapun yang ingin menggunakan lahan eks HGU sebelum regulasinya jelas. terkait Galian C, dirinya menyampaikan bahwa saat ini galian ilegal tersebut tengah diawasi oleh divisi khusus dari pusat. Divisi khusus tersebut akan menutup galian tersebut jika berpotensi merusak lingkungan.

Kepala DPMPTSP Jawa Barat Noneng Komara Nengsih, S.E., M.AP menyampaikan bahwa permasalahan tersebut akan menjadi sebuah pekerjaan rumah bagi dirinya dan tim. Selain itu, dirinya juga akan mengundang PTPN untuk dapat berdiskusi terkait permasalahan yang terjadi di Subang. (Prokopim)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers