Wow.. Pendapatan dalam RAPBD 2022 Naik Rp2,394 T

Reporterjabar.com, Subang - Pemda Kabupaten Subang merencanakan Pendapatan dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2022 naik sebesar 2,394 triliun rupiah.  "Apabila dibandingkan dengan alokasi pendapatan pada KUA dan PPAS maka mengalami kenaikan sebesar 89,56 miliar rupiah dimana pendapatan daerah pada KUA dan PPAS yang telah disetujui bersama antara eksekutif dan legislatif adalah sebesar 2,304 triliun rupiah," ujar Wakil Bupati Subang, Agus Masykur dalam Rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD Subang, Rabu (3/11/2021). 

Kemudian untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar 635,38 miliar rupiah. Angka PAD pada RAPBD Tahun 2022 mengalami kenaikan sebesar 118,69 miliar rupiah dibandingkan dengan target PAD pada KUA dan PPAS Tahun 2022 sebesar 516,69 miliar rupiah.

Kemudian dijelaskan mengenai klasifikasi belanja untuk APBD Tahun Anggaran 2022 menurut Peraturan Pemerintah No 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Belanja Daerah, terdiri dari belanja operasi yang didalamnya berupa belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja bunga, belanja subsidi, belanja hibah dan belanja bantuan sosial), belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.

Lalu dijelaskan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Subang tentang penyertaan modal kepada PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten. Tbk adalah merupakan bentuk penyertaan modal atau investasi pemerintah daerah kepada BUMD. "Dengan berpedoman kepada Peraturan Mendagri nomor 52 tahun 2012 tentang pedoman pengelolaan investasi Pemerintah Daerah, yang menyebutkan bahwa investasi pemerintah daerah dilaksanakan dengan penempatan sejumlah dana dan/atau barang milik daerah oleh pemerintah daerah dalam jangka panjang untuk investasi pembelian surat berharga dan investasi langsung," jelasnya.

Kemudian dari hasil pengelolaan investasi yang dimaksud diharapkan dapat mengembalikan nilai pokok ditambah dengan manfaat ekonomi, sosial dan atau manfaat lainnya dalam jangka waktu tertentu serta menghasilkan keuntungan atau laba yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebagai hasil pengembalian dan keuntungan investasi.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers