Program Pamsimas telah.menjangkau 193 Desa di Kabupaten Subang

Reporterjabar.com, Subang - Bupati Subang, Haji Ruhimat atau biasa dipanggil Kang Jimat,  menghadiri kegiatan Peresmian Program Penyediaan Sarana Air Minum dan Sanitasi  Berbasis Masyarakat (Pamsimas) lll Tahun anggaran 2021, dan deklarasi Desa Akses Air Minum 100% di Desa Mariuk, Kecamatan Tambakdahan Kabupaten Subang. Selasa 2 November 2021. 

Kepala Satker Sarana Prasarana Pemukiman  Wilayah 5  Provinsi Jabar Wibisana Bismanata ST. MT, yang membacakan sambutan Kepala Balai Prasarana  Pemukiman Wilayah Jawa Barat, menyampaikan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) merupakan program nasional dalam rangka meningkatkan akses penduduk terhadap fasilitas air minum dan sanitasi layak khususnya di kawasan perdesaan. 

Pelaksanaan Program Pamsimas telah dilaksanakan sejak 2008, dimana Kabupaten Subang merupakan kabupaten pionir yang sejak awal mengikuti program Pamsimas. Program Pamsimas telah menyediakan fasilitasi tambahan berupa hibah insentif untuk memastikan agar setiap pelaku program dapat melanjutkan ikhtiarnya guna mencapai 100% akses air minum dan sanitasi di desa sasaran. Hibah Insentif Desa (HID) diberikan kepada desa  yang telah menunjukkan kinerja yang baik, antara lain kinerja keberfungsian sarana, penerapan tarif dan pengelolaan iuran, serta peningkatan dalam perubahan perilaku buang air besar sembarangan (BABS). 

Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR tentang Penetapan Desa, kabupaten Subang melaksanakan kegiatan Pamsimas Tahun Anggaran 2021 sebanyak : 13 Desa Reguler APBN dengan total Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sebesar : Rp. 3.185.000.000, 8 Desa Hibah Insentif Desa (HID) Sebesar : Rp. 1.960.000.000, 4 Desa Reguler APBD sebesar : Rp. 980.000.000, 1 Desa Hibah Khusus Pamsimas (HKP) APBN Rp. 245.000.000, 1 Desa Hibah Khusus Pamsimas (HKP) APBD sebesar Rp. 245.000.000 dan 4 Desa HID Menuju air minum Mandiri (MAMA) 1.200.000.000. 

Total desa intervensi Tahun Anggaran 2021  sebanyak 26 desa sasaran program dengan alokasi Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sebesar Rp. 6.590.000.000,- seluruhnya bersumber dari APBN yang disalurkan melalui DIPA pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah Tahun Anggaran 2021 dan 5 Desa yang bersumber dari APBD Kabupaten Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 1.225.000.000. 

Di samping anggaran yang berasal dari APBN & APBD, terdapat pula realisasi anggaran yang berasal dari swadaya masyarakat berjumlah tidak kurang dari Rp 647.360 juta dalam bentuk in-cash dan Rp 952 juta dalam bentuk in-kind. Seluruh desa pelaksana Reguler, HID & HKP di Kabupaten Subang telah memanfaatkan keseluruhan anggaran dan menyelesaikan 100% kegiatannya baik fisik maupun non-fisik.

Kepala balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Barat mengapresiasi setinggi-tingginya  pelaksanaan Pamsimas di Subang yang sejauh ini telah menjangkau 193 desa pada rentang waktu 2008-2021. Kepala Balai juga mengapresiasi kepada Bupati Subang,  karena kewajiban sharing Program melalui dana APBD pada setiap tahunnya sudah terealisasi. artinya, Kabupaten Subang telah memahami betul dan membalik persepsi yang berkembang selama ini bahwa pelaksanaan Program Pamsimas harus selalu bertumpu pada pendanaan pusat.  Kepala Balai berharap keberpihakan tersebut dapat terus berjalan di tahun-tahun ke depan, yang tak hanya diperuntukkan bagi pembangunan di desa-desa sasaran baru tetapi juga dalam mengembangkan sarana air minum dan sanitasi di desa-desa sasaran lainnya di Kabupaten Subang.

Kang Jimat dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan peresmian tersebut, program Pamsimas sebagai program kolaborasi antara pemerintah pusat pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat telah memberikan banyak kontribusi terhadap penambahan capaian akses air minum dan sanitasi di Kabupaten Subang. Yang mana hingga saat ini angka capaian akses air minum layak mencapai 86,85% dan akses sanitasi layak 100% sehingga capaiannya sudah berada di atas rata-rata provinsi, namun Kang Jimat menegaskan perlu strategi dan sinergi yang baik dari berbagai pihak untuk menjawab tantangan agar 100% masyarakat bisa mendapatkan akses air minum aman dan sanitasi layak. 

Kang Jimat berkomitmen mendukung penuh terhadap pencapaian akses air minum di Kabupaten Subang khususnya komitmen terhadap Pamsimas. Pada kesempatan tersebut Kang Jimat mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat terutama lapisan masyarakat yang turut berkontribusi besar dan bahu membahu dalam pelaksanaan Pamsimas. 

Kang Jimat juga menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak lelah dalam upaya penanggulangan covid19, meski Subang sudah level 2, diharapkan semua pihak dapat terus bekerjasama hingga minggu depan Subang dapat naik ke level 1. 

Kang Jimat menyampaikan kepada kepala desa mariuk yang telah melakukan berbagai inovasi  untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Kang Jimat menitipkan agar masyarakat dapat memelihara dan merawat sarana Pamsimas dengan baik.

Diakhir sambutannya, Kang Jimat meresmikan Desa Pamsimas lll  yang terdiri dari 17 Desa reguler, 8 desa HID, dan  2 Desa AKP tahun anggaran 2021 sekaligus mendeklarasikan Desa akses air minum 100% di 5 Desa paska Pamsimas. 

Kang Jimat juga menandatangani prasasti, dan menyerahkan secara simbolis kepada Desa Lengkong jaya Kecamatan Pamanukan sebagai Desa reguler APBN, Desa Tambakmekar Kecamatan jalancagak sebagai Desa reguler APBD, dan desa Mariuk Kecamatan Tambakdahan sebagai Desa hibah insentif desa.

Selepas kegiatan peresmian, Kang Jimat bersilaturahmi ke rumah-rumah penduduk yang telah mendapatkan instalasi air bersih melalui program Pamsimas serta menyampaikan bantuan sembako secara simbolis. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Satker BPPW Provinsi Jabar, Perwakilan Bappeda Provinsi Jabar selaku PPMU,  Provinsial Koordinator  Pamsimas III,  Perwakilan Disperkim Jabar, Asda II Setda Subang, Kepala BP4D, Kepala Dinas Kesehatan, jajaran Pemerintahan Kecamatan Tambakdahan, serta tamu undangan.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers