Polsek Kapetakan Polres Ciko Gandeng Den Pom Antisipasi Anggota TNI Terlibat Politik Pilwu



Reporterjabar.com - Cirebon, Wujudkan "Dekat dan Bersahabat" Polsek Kapetakan Polres Cirebon Kota melalui Bhabinkamtibmas Desa Bungko Aipda Moh. Carmo melaksanakan giat rutin sambang kamtibmas. pada kesempatan ini menyambangi warga  binaan masyarakat Desa Bungko untuk memberikan himbauan Prokes dan Harkamtibmas guna menciptakan situasi yang aman serta nyaman di sekitar lingkungan tempat tinggalnya, sekaligus mendampingi Anggota Den Pom Cirebon guna mendata Anggota TNI yang ikut Politik Pilwu khususnya di Desa Bungko, Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon.

Kapolsek Kapetakan Akp Didi Setyadi menuturkan, dalam upaya menjaga Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Anggota Polri Bhabinkamtibmas selalu hadir di tengah masyarakat untuk menjalin tali silaturahmi dan juga memberikan pesan-pesan kamtibmas.

"Serta menghimbau akan pentingnya menerapkan Protokol Kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari dalam rangka mendukung PPKM Level 3 dan menyukseskan Pilwu serentak 2021 sekaligus memberikan edukasi agar selalu menaati protokol kesehatan," katanya, Kamis 18/11/2021.

Kegiatan rutin sambang kamtibmas dan langsung bertatap muka dengan warga binaan dapat mempererat persaudaraan dan sinergitas untuk bersama-sama menjaga kamtibmas terlebih lagi dalam masa tenang dan akan diselenggarakannya Pilwu Serentak 2021. 

"Sambang kamtibmas yang dilakukan oleh anggota Bhabinkamtibmas Desa Bungko ini berbagai informasi dapat diserap terkait apa yang menjadi potensi sosial. Hal ini juga sebagai upaya Polri dalam penguatan Harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Kapetakan Polres Ciko," imbuhnya.

Secara terpisah, Kasi Humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja menambahkan, "Mari kita bersama-sama menjaga harkamtibmas dan jangan segan untuk menyampaikan permasalahan guna terciptanya situasi kondisi yang aman dan kondusif. Kami berharap meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi Protokol Kesehatan 5M didalam kegiatan sehari-hari, dengan demikian mata rantai penyebaran virus Covid-19 secara perlahan bisa kita putus," tutupnya

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers