Bupati Subang Apresiasi Tiga Orang Warga Berjiwa Pahlawan

Reporterjabar.com, Subang - Bupati Subang H. Ruhimat atau Kang Jimat beserta Istri Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, mendaulat 3 warga Subang sebagai Pahlawan bagi keluarga dan lingkungan. Ketiga warga tersebut ialah Ma Miah warga Cisalak yang sebagai pahlawan lingkungan atas kontribusinya dalam kebersihan sungai di Cisalak, Ridwan Fauzan warga Purwadadi sebagai pahlawan keluarga atas dedikasinya membantu perekonomian keluarganya sepeninggal ibu bapaknya dan Ibu Alit warga Cibogo seorang janda yang memiliki kontribusi besar dalam membesarkan anaknya seorang diri setelah sepeninggal suaminya.

Ketiganya diundang makan bersama di rumah dinas, Rabu (10/11/2011). Kang Jimat dan Mimih melayani ketiga warga tersebut dengan menakarkan nasi dan ikan ke piring dari ketiga warga bersama dengan Ibunda Kang Jimat. Setelah makan bersama, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama ketiga warga.

Ma Miah mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang atas undangan dari Kang Jimat. Ma Miah menyampaikan bahwa dirinya telah membersihkan aliran sungai di Cisalak sejak saat suaminya masih ada, hingga kini setelah suaminya tiada. Ma Iyah mengungkapkan bahwa dirinya saat ini tinggal bersama cucunya dan membersihkan sungai ketika ada cucu yang menjaga warung. Ma Miah menyampaikan bahwa dirinya saat ini berdagang gorengan dan surabi.

Ridwan Fauzan menyampaikan rasa terima kasih dan merasa senang dapat bertemu Bupati. Dirinya menyampaikan bahwa dirinya memiliki 3 orang adik yang kini masih bersekolah dan dibiayai oleh dirinya dan kedua orang kakaknya. Dirinya menyampaikan bahwa dirinya saat ini bekerja sebagai tukang cukur harian yang dipanggil apabila keadaan salon tengah ramai. Ridwan juga mengatakan bahwa dirinya kini lebih mementingkan kebutuhan adik adiknya dibandingkan dirinya sendiri. Ridwan menginginkan adik-adiknya memiliki masa depan yang cerah dan mampu membanggakan kedua orang tuanya yang telah meninggal.

Ibu Alit menyampaikan bahwa sang suami telah meninggal 6 tahun yang lalu. Saat ini, dirinya mencari uang dengan berjualan dan bekerja sebagai buruh cuci untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Ibu Alit menyampaikan meskipun di tengah keterbatasan, dirinya tetap semangat dan tetap berusaha untuk dapat menghidupi kebutuhan anak-anaknya. Dirinya berharap, anak-anaknya akan mampu menjadi anak yang sukses.

Sementara itu, Kang Jimat atas nama pemerintah dan pribadi mengucapkan terima kasih kepada Ma Miah yang telah membersihkan aliran sungai, karena dengan apa yang dilakukan Ma Miah dapat menghindarkan lingkungan dari bencana. Kang Jimat juga menyampaikan kepada Ridwan untuk tetap semangat dan membimbing adik-adiknya sehingga kedepannya mereka dapat menjadi anak yang sukses. Juga kepada Ibu Alit, Kang Jimat berharap Ibu Alit dapat terus menjaga anak-anaknya sepenuh hati, sehingga anak-anaknya memiliki masa depan yang cerah dan menjadi anak yang sukses.

Kang Jimat juga menceritakan kisah hidupnya bersama Ibundanya. Dirinya menyampaikan bahwa dirinya dulu juga merupakan seorang yang hidup dalam kesulitan. Ibundanya merupakan buruh cuci, sama seperti Ibu Alit. Namun, dari situlah dirinya terus berusaha dan berdoa, sehingga akhirnya saat ini mampu menjadi seorang Bupati.

Kang Jimat menyampaikan, pejuang pada jaman dahulu adalah pahlawan melawan penjajah untuk mendapatkan kemerdekaan. Tapi pahlawan saat ini, adalah orang yang mampu berjuang untuk keluarga, orang lain, dan dirinya sendiri. Kang Jimat berharap, apa yang dilakukan oleh ketiga warga tersebut menjadi ibadah dan juga motivasi bagi warga lainnya.

Setelah itu, Kang Jimat memberikan bantuan kepada para warga sebagai "Kanyaah dan kadeudeuh", dimana salah satunya adalah bantuan dari bank BJB sebagai mitra perbankan dari Pemerintah Kabupaten Subang. (Prokopim)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers