Bupati Ruhimat Perintahkan Kadis PUPR Normalisasi 79 Aliran Sungai Pantura



Reporterjabar.com, Subang - Bupati Ruhimat perintahkan Kadis PUPR 79 aliran sungai wilayah Pantura dinormalisasikan untuk atasi banjir musiman. Dikatakan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Subang, H.Syawal, Senin (15/11/2021) pihaknya mendapatkan perintah dari Bupati Subang untuk bisa mengatasi banjir yang tiap tahun melanda Subang. Selain itu, Bupati juga juga memerintahkan untuk menghitung semua saluran sungai yang ada di Kabupaten Subang. H. Syawal menyampaikan, PUPR telah menghitung terdapat kurang lebih 79 saluran sungai yang berada di wilayah utara Subang, dan 16 di antaranya berada di Kecamatan Pusakanagara yang total panjangnya mencapai 45 km. 


Sebagai Implementasi dari perintah Bupati tersebut pihak PUPR tahun 2021 telah berupaya mengalokasikan kegiatan normalisasi di semua saluran dengan anggaran senilai lebih 3 miliar lebih dan masuk di anggaran perubahan. Akan tetapi karena situasi yang tidak memungkinkan, maka kegiatan tersebut dialihkan ke tahun 2022. 

Salah satu kendala, Subang saat ini membutuhkan alat berat berupa eksavator amfibi yang berfungsi untuk merawat dan menjaga kedalaman sungai.

Untuk menanggulangi kendala tersebut, Pemerinah daerah di bantu oleh pihak BBWS, sebagai pelaksanaan program normalisasi sungai dengan menggunakan eksavator amfibi PC 80.

H. Syawal menyampaikan, perintah Bupati sudah tepat dan efektif untuk menyelesaikan persoalan banjir dan menjawab kebutuhan masyarakat. 

Di tahun 2021 akan ada 2 saluran yang akan dinormalisasi di kecamatan pusakanagara, dan saat ini sudah dikerjakan di desa tegalurung  sepanjang 3 km hingga muara, sisanya 14 saluran lagi akan diselesaikan pada tahun 2022.

 Kegiatan normalisasi telah mendapatkan antusiasme masyarakat dan masyarakat menyambut baik adanya kegiatan normalisasi Saluran Sungai.

Bupati Subang, H. Ruhumat menyampaikan apresiasi kepada Kadis PUPR yang sudah mengimplementasikan harapannya untuk menyelesaikan permasalahan banjir.

Bupati  juga menyampaikan apresiasi kepada pihak BBWS yang telah membantu dalam proses normalisasi, yang sebelumnya menurut Bupati  3 minggu yang lalu berdiskusi bersama BBWS  untuk melaksanakan normalisasi saluran air di Kabupaten Subang.

 Bupati  berharap bencana banjir tidak terus berulang, untuk itu dirinya menyampaikan bahwa saat ini, kebutuhan utama adalah bantuan untuk melaksanakan normalisasi.

 Bupati  juga menitipkan Kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah pantura agar menjaga dengan baik sungai-sungai yang ada dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga tidak terjadi penumpukan sampah.

Tidak Lupa Bupati menginstruksikan seluruh pihak terkait agar sungguh-sungguh dan dapat melaksanakan edukasi kepada warga masyarakat supaya tidak membuang sampah di sungai. 

Bupati yang didampingi istri Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat, mengajak masyarakat untuk memelihara lingkungan dan berharap melalui program normalisasi sungai bencana banjir tidak terjadi lagi di Kabupaten Subang. (IST)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers