Bupati dan Wakil Bupati Subang Pimpijn Briefing Staf

Reporterjabar.com, Subang - Bupati & Wakil Bupati Subang H. Ruhimat & Agus Masykur Rosyadi atau akrab disebut Kang Jimat-Akur membuka briefing staff Pemkab Subang yang diikuti oleh Kepala Perangkat Dinas & Camat Se-Kabupaten Subang, Senin 15 November 2021.

Briefing dibuka oleh Asisten Daerah Bidang Perekonomian & Pembangunan Kabupaten Subang dengan agenda pembahasan Mitigasi Bencana terkait Banjir dan Tanah Longsor, Akselerasi Vaksinasi menuju PPKM level 1, Serapan Anggaran Daerah  2021, Pilkades Kabupaten Subang, serta Perizinan Perusahaan di Subang Selatan.

Briefing dimulai oleh presentasi dan silaturahmi dari Kepala Cabang Bank BNI Subang Rinaldo yang menyampaikan program KUR dari Bank BNI, Rinaldo menawarkan kesempatan untuk pengembangan UMKM Subang dengan bunga yang rendah, Rinaldo juga menyampaikan peluang Agen 46 yang dapat membuka peluang usaha wiraswasta bagi masyarakat Subang.

Menutup sambutannya Rinaldo menyampaikan di bawah kepemimpinannya, dirinya siap bersinergi dengan Pemkab Subang untuk program CSR membantu permaslahan sosial di Kabupaten Subang.

Kalak BPBD Subang H. Hidayat memaparkan sesuai dengan press release BMKG yang menyatakan prediksi musim hujan akan berlangsung sampai bulan Februari 2022 dan puncak tertinggi penghujan di Januari 2022, maka pihaknya sudah mengupayakan Surat Siaga Bencana 2022, sehingga sudah ada payung hukum untuk penanganan situasi bencana. Hidayat juga menyampaikan pihaknya sudah menginvetaris kekuatan yng ada dari SDM & Logistik, beserta Kodim & Polres Subang.

Hidayat melaporkan genangan air disebabkan oleh drainase yang tidak berfungsi dan tumpukan sampah menyampaikan genangan air sedangkan di wilayah Cipunagara & Ciasem air sudah meluap dan khususnya di Wilayah Ciasem, tanggul telah jebol sedalam 45 Meter. Hidayat mengatakan BPBD Subang berkoordinasi dengan BBWS untuk penanganan banjir.

Mengenai penyerapan anggaran, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan anggaran sudah terserap 85% sampai di pertengahan November 2021.

Dari Perangkat Dinas se-Kabupaten Subang baru terdapat 5 Perangkat Dinas yang penyerapannya di atas 80% yaitu Badan Kesatuan Bangsa & Politik 89,9% Dinas Pemuda & Olaharga  88,13% Dinas Arsip & Perpustakaan 86% Inspektorat Daerah 85% Dinas Sosial 83% Sekretariat Daerah 81% dan Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi 80,33%. 

Sedangkan untuk kecamatan, serapan anggaran tertinggi berada di Kecamatan Tanjungsiang sebesar 94%.

Dari Catatan Pengadaan Barang Jasa terdapat 16 Perangkat Dinas yang tercatat di lelang elektronik terdapat 286 paket dengan jumlah biaya 279,4 Milyar.

Kepala Dinas Kesehatan Subang dr. Maxi menyampaikan memaparkan kasus aktif di Subang tinggal 11 orang, dengan 3 orang yang asli Subang, sedangkan 8 lainnya berada di luar Subang, 3 orang  tersebut tersebut sedang menjalani isolasi mandiri.
dr. Maxi jyga melaporkan dalam 4 minggu terakhir kasus covid-19 di Kabupaten Subang sangat rendah, dan hanya ada 2 orang terkonfirmasi Covid dengan tidak ada angka kematian di minggu ini. Disampaikan juga terdapat 251 Zona Hijau dari 253 desa dan kelurahan di Subang desa dan kelurahan di Subang bebas covid, artinya Kabupaten Subang sudah 99% lebih bebas Covid-19.

dr. Maxi juga menyampaikan seiring perubahan cuaca, terdapat temuan 216 kasus Demam Berdarah, 2.081 TBC, 10.31 Diare, 2106 ISPA di Subang karenanya, dr. Maxi mengajak seluruh pimpinan perangkat dinas untuk menggalakan kembali kerjasama bersih-bersih lingkungan untuk menanggulangi penyakit berbasis lingkungan.

Selanjutnya, Kadispemdes Subang menyampaikan penetapan bakal calon menjadi calon kepala desa di 28 desa dan saat ini sedang pemenuhan logistik untuk desa yang menyelenggarakan pilkades, dan panitia tambahan sedang melaksanakan bimbingan teknis. agar kampanye nantinya berlangsung dengan aman dan tertib.

Sekda menyampaikan evaluasi isu aktual di Pemkab Subang, terkait teknis di masing-masing dinas harus ada progres terukur setiap minggunya dalam penanganannya dan harus ada kajian teknis sederhana dalam surat pengantar ke Bupati maupun wakil Bupati. 

Kang Akur menyampaikan serapan anggaran belum banyak berubah, sementara waktu efektif tinggal 1 bulan lagi dan harus segera diselesaikan agar tidak terjadi penundaan pembayaran seperti tahun lalu. Kang Akur mengingatkan kembali mengenai PT. Taekwang, Kepala Desa Belendung sudah menanyakan kembali janji Taekwang mengenai pembuatan jalan dikarenakan belum ada tindak lanjut pasca pemanggilan pihak Taekwang perihal kemacetan parah yang telah terjadi.

Kang Jimat menyampaikan dampak covid mempengaruhi dalam berbagai permasalahan 
contohnya serapan anggaran yang lesu, Kang Jimat menegaskan apapun alasannya jangan sampai dengan ditolaknya anggaran oleh provinsi, agar menjadi perhatian khusus untuk BKAD, jangan terjadi keterlambatan lagi di tahun depan. Kang Jimat berharap dari masing2 kepala PD mampu kembali bersemangat dalam menjalani kegiatan sehingga mampu mengejar dalam penyerapan anggaran sebelum tutup tahun 2021.

Terkait pengelolaan wisata Tangkuban Parahu, Kang Jimat menyampaikan dirinya ingin mendapat masukan dari para kepala Perangkat Dinas. Kang Jimat menegaskan harus ada perda mengenai retribusi objek pariwisata, hal ini berkenaan dengan perawatan infrastruktur sekitar dan menuju tempat wisata.

Turut hadir dalam briefing staff tersebut kepala perangkat dinas se-Kabupaten Subang, serta seluruh Camat di Kabupaten Subang secara virtual.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers