Wakil Bupati Subang Laksanakan Groundbreaking Pesantren Pemuda Al-Hikmah

Reporterjabar.com, Subang - Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan masjid dan pembukaan pesantren pemuda Al-Hikmah yang digagas oleh yayasan Askar Kauny dan Yayasan Sahira di Desa Cisampih, Kecamatan Dawuan, Rabu (27/10/21).

Ketua Umum yayasan Sahira, Ir. Toto Suwito dalam laporannya menyampaikan bahwa Yayasan Sahira sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial keagamaan dan kemanusiaan hadir di tengah masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan sumber daya manusia Islami melalui pendidikan Pesantren Pemuda dan lansia, dengan menjunjung tinggi nilai tangan di atas. Yayasan Sahira hadir sebagai satu alternatif bagi masyarakat untuk membentuk Pemuda unggul melalui pembekalan dalam bidang agribisnis terpadu untuk mendukung ketahanan pangan berbasis teknologi, kewirausahaan ekowisata dan energi terbarukan. 

Dalam pembangunan masjid dan pesantren dilakukan dengan bermitra dua yayasan yaitu yayasan Askar Kauny dan Yayasan Sahira yang akan terus berupaya untuk menjadi satu pilihan tempat dalam mewujudkan Pemuda unggul yang lebih kreatif inovatif produktif dan menerapkan akhlakul karimah pada setiap aspek kehidupan.
Rencananya pembangunan masjid dan pondok pesantren akan dibangun diatas tanah wakaf seluas 15 ha. Tanah tersebut diantaranya merupakan wakaf dari saudara Toto Suwito. 

Ketua Dewan Pembina Sekaligus Ketua Umum Yayasan Ustad Bobby Herwibowo menyampaikan bahwa pembangunan masjid dan pesantren Al-Hikmah nantinya berfocus kepada pembelajaran ilmu keagamaan yaitu tahfidz qur'an dan menjadi agropreneur dalam bidang pertanian, perikanan dan peternakan. Harapannya pesantren dapat dimanfaatkan bagi para santri penghafal Alquran agar dapat lebih banyak menggali ilmu Alquran.

Sementara itu, Kang Akur sangat mengapresiasi yayasan Askar Kauny dan Yayasan Sahira yang berkolaborasi membangun masjid dan pesantren di Desa Cisampih, Kecamatan Dawuan Subang.
Dirinya menyampaikan bahwa pembangunan masjid dan pesantren tersebut sangat mendukung atas program visi Kabupaten Subang yaitu pembentukan karakter, yang mana salah satu pembentukan karakter melalui belajar moral dan spiritual keagamaan. 

Kang Akur juga menyampaikan dengan hadirnya pesantren pemuda dan lansia ini akan banyak anak-anak Subang yang menjadi penghapal Al-qur'an. Dengan lahirnya penghapal Al-qur'an maka akan turun keberkahan, Selain ke pondok pesantren, tentunya keberkahan tersebut akan dirasakan oleh masyarakat sekitar dan Kabupaten Subang secara umum.

Kang Akur berharap dari dibangunnya Ponpes Al-Hikmah, selain melahirkan penghafal Al-qur'an tapi juga lahir entrepreneur di bidang pertanian, peternakan dan perikanan, karena adanya pelatihan dan kerjasama dengan IPB, sehingga Anak-anak pondok akan mandiri dalam ekonomi ketika belajar dan sesudah belajar di pondok pesantren ini. "15 ha lahan ini mudah-mudahan bisa di optimalkan untuk menjadi salah satu ketahanan pangan sehingga menjadi brand marking dan contoh untuk pondok pesantren lain untuk bisa belajar dan ditiru karena didukung juga para pendidiknya multi knownledge dan ahli dalam bidang pertanian, peternakan dan perikanan," ujarnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Sekda Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja, Wakil Rektor IPB Bidang Internasionalisasi Kerjasama dan Hubungan Alumni Prof. Dr. Dodi Ridho Nurohman, Dirut Askar Kauny Ust. Deni Ibnu Hajar, Direktur operasional Habiburahman, Ketua yayasan Sahira Amir Sartono, Dewan pengawas syariah Dr. Hendri Tanjung dan Plh. Camat Dawuan Yuli Merdekawati.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers