Perkuat Kinerja, DAHANA Launching EDW dan DMS di HUT Ke-55

Subang - Dalam rangka membantu top manajemen dalam pengambilan keputusan, memanfaatkan teknologi informasi sebagai alat strategis mensukseskan visi perusahaan, serta penerapan bank data (data warehouse) untuk analisa data yang komprehensif. PT DAHANA (Persero) meluncurkan Enterprise Data Warehouse (EDW) dan Dashboard Management System (DMS) pada puncak peringatan HUT ke-55 yang diselenggarakan di Kampus DAHANA Subang, 22 Oktober 2021.

Sebagai perusahaan plat merah yang bergerak di industri bahan peledak. DAHANA memiliki komitmen untuk terus berinovasi di segala bidang, termasuk dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi pada proses penyimpanan data yang terintegrasi.

Enterprise Data Warehouse merupakan bank data yang terpusat. Layanan ini menyediakan dukungan untuk top management DAHANA dalam mengambil keputusan yang efektif. Sistem ini menyediakan pendekatan komprehensif untuk mengorganisir dan menggambarkan data. Selain itu EDW juga menyediakan kemampuan untuk mengelompokkan data, sehingga top management dapat memonitor kinerja perusahaan di level korporasi dan departemen.

"EDW ini dapat menjadi pusat data/informasi yang akurat, update/real time, sehingga akan menjadi tool management untuk dapat memonitor kinerja perusahaan melalui indikator-indikator kinerja dan melakukan improvement dengan tepat apabila terdapat yang kurang sesuai," ungkap Dirut DAHANA Wildan Widarman.

Manfaat lain yang akan didapat perusahaan dalam menggunakan EDW antara lain, kecepatan pengambilan dan analisa data yang memudahkan perusahaan mengambil data yang relevan dengan cepat. Ketersediaan, kualitas, dan konsistensi data, dapat mendukung business intelligence, menghemat biaya dan memperbesar pendapatan karena bisnis dijalankan dengan data yang valid, serta dapat membuat prediksi perusahaan yang lebih mendekati kebenaran.

Nantinya, sistem ini akan memiliki output 6 dashboard yang terdiri dari Kinerja, SDM, Pelanggan, Produksi & Inventory, Investasi, dan Keuangan. Sementara itu, ia juga akan memiliki output berupa 18 laporan, dari Key Performance Index Korporat & Direktorat hingga Laporan Laba Rugi, dan Neraca Keuangan.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers