Pemda Subang Persiapkan Langkah Pemulihan Ekonomi Daerah Pasca Pandemi

Reporterjabar.com, Subang - Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengikuti Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara virtual di ruang rapat Bupati II. Senin (18/10/21).

Turut hadir dan mendampingi pada Rakor tersebut Kapolres Subang AKBP Sumarni, Dandim 0605 Subang Letkol (Czi) Arsad Wilyarto, Ketua DPRD Subang H. Narca Sukanda, Sekda H. Asep Nuroni, Staf Ahli dr. Dwinan, Kasatpoldam Dikdik Solihin dan Kadisparpora Tatang Supriyatna.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja melaporkan, berdasarkan peta zona risiko Kabupaten/Kota di Jawa Barat perkembangan yang baik dalam penanganan COVID-19.

Setiawan menerangkan, secara keseluruhan kabupaten/kota di Jawa Barat yang berada di zona risiko tinggi mengalami penurunan level zona. Hal tersebut mengindikasikan pelaksanaan PPKM di Jawa Barat cukup berhasil menekan angka kasus COVID-19 di sebagian kabupaten kota.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan bahwa PPKM secara umum cukup berhasil tetapi belum teratasi sepenuhnya.

Kang Emil berpesan pada kepala daerah untuk mengecek kembali data-data kasus agar tidak terdapat kekeliruan atau kesalahan, hal itu karena data-data tersebut menjadi penilaian semua pihak.

Untuk Kabupaten Subang, cakupan vaksinasi sampai saat ini mencapai 46,61% atau sekitar 599.000 jiwa. Menuju level 2, Subang harus memenuhi cakupan vaksin mencapai 50% yang diharapkan beberapa hari ini akan tercapai karena ditiap wilayah seluruh Subang dilaksanakan gebyar vaksin.

Upaya yang telah dilakukan seluruh pihak terkait akselerasi vaksinasi luar biasa bahkan diikuti secara antusias oleh masyarakat dengan harapan segera keluar dari pandemi covid-19.

Terkait vaksinasi untuk para lansia, dihimbau untuk dilakukan penjemputan para lansia untuk vaksinasi untuk mempercepat progress vaksinasi kepada para lansia secara door to door. (Prokopim)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers