Mahasiswa Unsika Lakukan Air Campaign Postpartum blues dan postpartum Depression pada Ibu Hamil dan Menyusui

 

“Saat ini, masalah kesehatan mental menambah beban dan berpengaruh terhadap kesehatan fisik ibu hamil. Penyebabnya, kurangnya pengetahuan pada wanita hamil saat nifas, sehingga terjadi kerentanan terhadap gangguan kesehatan mental yang berdampak pada depresi,” ungkap Syifa selaku Koordinator mahasisw KKN Tematik-Integratif LPPM Unsika.

Melalui program kerja mahasiswa KKN Tematik-Integratif yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan bekerjasama dengan Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNI) Komisariat RSUD Karawang. Melakukan kampanye virtual dengan tema literasi “komunikasi kesehatan” untuk pencegahan “postpartum depression” pada ibu hamil dan menyusui, Senin (4/10).

Program ini dijalankan sebagai upaya untuk peningkat pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan mental dan gangguan yang terjadi selama hamil termasuk kategori sedang 70% dan kategori kurang 10% akibat ketidakseimbangan zat kimia di otak.

Media sosial dipilih Syifa dengan program kerja KKN sebagai saluran media komunikasi kampanye virtul yang mudah diakses oleh masyarakat. Kurangnya media nformasi terkait kesehatan postpartum blues dan postpartum depression, sebagai langkah pencegahan dini.

“Saat ini hanya booklet atau buku kontrol ibu hamil sebagai saluran informasi mengenai postpartum blues dan postpartum depression untuk ibu hamil. Informasi menggunakan media sosial seperti tiktok, instagram, facebook dan youtube channel yang masih sedikit digunakan,” ungkap Fitri seorang mentor program Emas dari Komisariat PPNI RSUD Karawang menambahkan.

Fitri membenarkan terkait informasi postpartum blues dan postpartum depression hanya sedikit yang menggunakan media sosial. Kebanyakan bentuk kampanya dilakukan oleh tenaga kesehatan khususnya bidan secara langsung jemput bola. Selama ini kegiatan kampanye sering dilakukan secara konvensional datang ke masyarakat.

Peningkatan pendidikan Komunikasi Kesehatan dalam pencegahan postpartum Depression pada ibu hamil telah disetujui oleh LPPM Unsika sebagai proyek Penelitian dan Abdimas Dosen dan terintegrasi dengan KKN Tematik-Integratif mahasiswa, kata Wahyu Utamidewi, S.I.Kom., M.I.Kom selaku dosen DPL KKN Tematik-Integratif.
Kegiatan ini kata Tami, untuk mendukung usaha pemerintah guna menyelesaikan masalah mental pada ibu hamil dan menyusui khusunya mengenai postpartum blues dan postpartum depression.

Sementara yang membedakan antara proyek penelitian dan Abdimas dosen kata Tami, “kegiatan mahasiswa KKN fokusnya pada pemberian informasi kepada ibu hamil dan menyusui melalui air campaign yaitu dengan menggunakan media publikasi poster dan video edukasi tentang postpartum blues & postpartum depression yang publikasikan ke beberapa media sosial sepereti youtube channel dan Instagram,” tegasnya.

Menurutnya lebih jelas, melalui informasi kesehatan yang tepat akan dapat membantu masyarakat untuk mengambil keputusan dan memilih langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan saat pasien terkena postpartum blues dan postpartum depression. (rls)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers