Bupati dan Wakil Bupati Subang Pimpin Briefing Staf Bahas TORA dan Progress Akselerasi Vaksinasi

Reporterjabar.com, Subang - Bupati Subang H. Ruhimat dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi memimpin secara langsung briefing staff dengan Seluruh Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian di lingkungan Setda Subang serta secara virtual dengan seluruh Camat se Kabupaten Subang di Aula pendopo Abdul wahyan, Senin (18/10/2021)

Briefing staff yang moderatori oleh Asda 1 H. Rahmat Effendi tersebut membahas beberapa hal diantaranya tentang Tanah Objek Reforma Agraria di Kabupaten Subang dan progress Akselerasi Vaksinsasi dalam Sepekan di Kabupaten Subang.

Dalam paparannya Sekda Subang H. Asep Nuroni S.Sos, M.Si memaparkan bahwa terdapat lahan PTPN VIII di Kabupaten Subang yang telah habis masa berlaku HGU nya pada tahun 2002 seluas kurang lebih 12.598 Hektar yang tersebar di 8 wilayah diantaranya Cisampih, Jalupang, Cijengkol, Kasomalang, Cipunagara, Wanareja, Sumurbarang dan Nagrak. Selain itu terkait lahan Perhutani terdapat kawasan hutan yang telah menjadi kawasan pemukiman masyarakat di 12 desa diantaranya Desa Buniara Kecamatan Tanjungsiang, desa Cimanggu Kec. Cisalak, Desa Cibitung dan Palasari Kec. Ciater, Desa Cimenteng, Cikadu, Cirangkong, Bantarsari dan Sukahurip Kec. Cijambe, Desa Muara, Cilamayagirang Kec. Blanakan serta Desa Anggasari Kecamatan Sukasari. Salah satu TORA yaitu Tanah timbul yang tersebar di 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Blanakan: Desa Muara, Desa Langensari, Desa Blanakan, Desa Jayamukti, Desa Rawameneng serta Di Kecamatan Pusakanagara terdapat di Desa Patimban.

Sekda menambahkan Prioritas Peruntukan TORA yaitu keluarga kurang mampu dengan kriteria belum memiliki pekerjaan/berpenghasilan rendah, belum memiliki tempat tinggal, masih menempati rumah yang dihuni lebih dari 1 keluarga. Selain itu prioritas diberikan kepada penggarap lahan dan fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Subang Dr. Maxi terkait akselerasi vaksinasi menuju level 2 kewaspadaan Covid 19 di Kabupaten Subang per tanggal 17 Oktober 2021 yaitu Cakupan saat ini 599.017 warga (46,61%) untuk mencapai 50% Target vaksinasi kepada 43.583 warga. Adapun vaksinasi Lansia dosis 1 cakupan 29.274 (20,88%) untuk mencapai 40% sasaran dan 
target kedepan dilakukan vaksinasi kepada  26.901 orang lansia.

Dr. Maxi mengungkapkan bahwa salah satu kendala nonteknis terkait akselerasi vaksinasi adalah terhambatnya input data yang cepat sehingga progress aktual yang terjadi dilapangan tidak sesuai dengan laporan yang diterima pusat. Dirinya berharap agar seluruh pihak terkait dapat membantu memberikan solusi untuk permasalahan tersebut. 

Sementara itu menurut Kang Akur upaya yang telah dilakukan seluruh pihak terkait akselerasi vaksinasi luar biasa bahkan diikuti secara antusias oleh masyarakat. Dirinya berharap agar semangat tersebut tetap dipertahankan agar Subang segera lepas dari pandemi Covid 19. Tentang vaksinasi untuk para lansia dirinya menghimbau agar intensitas penjemputan para lansia agar ditingkatkan untuk mempercepat progress vaksinasi kepada para lansia. "Persoalan ada dilansia untuk itu intensitas penjemputan harus ditingkatkan lakukan secara door to door" ujar Kang Akur

Dalam kesempatan tersebut  Kang Jimat menegaskan bahwa hal-hal yang menjadi hambatan dan ganjalan terkait vaksinasi dan penanganan Covid 19 agar segera diatasi baik dicarikan solusi maupun inovasinya. Adapun terkait input data dirinya menginstruksikan pihak terkait untuk segera mengatasinya sehingga pengolahan data lebih cepat terdistribusi ke pusat secara akurat. "kepada dinas dan instansi terkait silahkan ambil langkah agar mendapatkan solusi terbaik" ujarnya

Hadir dalam dalam brieffing staf tersebut Sekda Subang H  Asep Nuroni, Para Asisten Daerah, Kepala bagian di lingkup Setda Subang, para Kepala Perangkat Daerah serta secara virtual diikuti pula oleh para Camat atau perwakilan Kecamatan se Kabupaten Subang. (Prokopim)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers