Witness Uji Kompetensi Perdana LSP Pertani Indonesia


SUKABUMI - LSP Pertani Indonesia sukses melaksanakan Uji Kompetensi Perdana yang disaksikan langsung oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di gedung SMA Doa Bangsa.

Hadir dalam penyaksian uji kompetensi perdana ini, Miftakul Azis, wakil ketua BNSP yang sangat teliti dalam melaksanakan kegiatan penyaksian uji kompetensi perdana LSP Pertani Indonesia terhadap para asesi yang antusias diuji profesinya dengan motivasi yang jelas demi Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh.

Ayep Zaki, ketua umum Perkumpulan Petani Agraria Mandiri, menyatakan bahwa SDM Pertanian sudah saat nya diisi oleh  kaum millenial yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertani Indonesia menjadi salah satu lembaga strategis yang menentukan kepastian kompetensi SDM khususnya di bidang Pertanian yang harus sanggup membangun ekosistem pertanian yang menjamin keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Kuncinya adalah SDM yang profesinya bisa dipertanggung jawabkan secara profesional untuk mengubah wajah dunia pertanian nasional. LSP Pertani Indonesia tertantang untuk itu", demikian sambutan Dr Haji Asep Syaripudin M.Si sebagai anggota Dewan Pengarah LSP Pertani Indonesia.

Kesesuaian dalam pelaksanaan uji kompetensi di LSP Pertani Indonesia, merupakan prestasi tersendiri yang patut diapresiasi sebagai lembaga yang memiliki komitmen tinggi dalam sertifikasi kompetensi SDM di sektor pertanian yang kian hari kian mendapat tantangan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Indonesia adalah negara Agraris. Demikian, Miftakul Azis mengingatkan.

Melalu jargonnya "Petani Kompeten - Indonesia Keren", LSP Pertani Indonesia melaksanakan uji kompetensi perdana terhadap para asesi yang mendaftar. Berikut nama-nama Asesi yang diuji:


Asesi witness LSP Pertani Indonesia, Sukabumi 16 September 2021 : 


1. Mira Apriani, A.Md ( penyuluh Pertanian - Fasilitator)

methode: Verifikasi Portofolio 

Kecamatan : Caringin 


2. Noris Sinora, S.P. (Penyuluh Pertanian - Supervisor) 

metode: Observasi 

Kecamatan : Caringin


3. Moh Yandi (Prngendali Organisme Pengganggu Tumbuhan)

metode: Verifikasi Portofolio 

Kecamatan : Ciambar


4. Erik Mulyana (Fasilitator Organik Tanaman) 

Metode : Observasi

Kecamatan : Cikembar 


5. Herdi (Operator Budidaya Organik Tanaman)

Metode : Observasi

Kecamatan : cikembar


Dengan layanan yang optimal, Para Asesi berharap profesionalisme LSP Pertani Indonesia dalam menjalanakan tugasnya bisa dirasakan oleh para SDM agraris di bumi Pancasila ini.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers