Polsek Utbar Polres Ciko Giatkan Patroli Dialogis

 


Reporterjabar.com - Cirebon, Dengan melaksanakan patroli dialogis secara intens kepada masyarakat, merupakan bentuk kegiatan yang sangat efektif dalam upaya penyampaian pesan kamtibmas secara langsung dalam upaya cipta kondusifitas wilayah, petugas juga himbau kepada masyarakat agar tetap waspada akan bahaya Covid-19 tetap ikuti Prokes dalam aktivitasnya dan dukung selalu program vaksinasi Covid-19 pemerintah untuk kebaikan bersama, serta ajak semua elemen masyarakat untuk bersama perang lawan Covid-19. Seperti yang dilakukan Quick Response Polsek Utbar Polres Cirebon Kota sambangi titik rawan kejahatan serta Patroli dengan sasaran Penyakit masyarakat di duga premanisme, gangguan keamanan kali ini menyambangi Warga dengan sampaikan pesan kamtibmas serta pendisiplinan masyarakat sesuai anjuran pemerintah kepada masyarakat dengan menerapkan protokol Kesehatan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Kapolres Cirebon Kota AKBP M. Fahri Siregar melalui Kapolsek Utbar Kompol Lindon Afandi Siregar menyatakan "Patroli mobile yang dilakukan oleh Polsek Utbar Dalam antisipasi tindak kejahatan dan gangguan keamanan. Selain itu juga kami akan terus memaksimalkan membantu pemerintah dan masyarakat dalam mencegah dan menangkal penyebaran Covid-19 di dalam dalam Pemberlakuan pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM)," katanya, Minggu 26/09/2021.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota Iptu Ngatidja menambahkan, patroli Polres Cirebon Kota serta Polsek jajaran guna antisipasi Gangguan Kamtibmas juga menyampaikan himbauan pemerintah dengan menerapkan protokol Kesehatan Upaya Pendisiplinan Masyarakat dalam mencegah Covid-19.

"Di masa pandemi Pemberlakuan pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) Di masa Pandemi dengan 5 M Memakai masker, Menjaga jarak, Menggunakan masker, Menghindari kerumunan, Membatasi mobilitas," tutupnya.(Frans)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers