Cafe di Cirebon Ini Dibuat dengan Kreativitas dan Cinta



Reporterjabar.com - Cirebon, Meraki Cafe yang didirikan oleh 3 remaja milenial Cirebon yakni Christopher Hartono (20 tahun), Calvin Arifin Jordi (20 tahun), dan Aditya Dwiki Prasetya (20 tahun) akan menjadi ikon tongkrongan baru. Cafe ini tidak hanya menyajikan menu kopi dan makanan yang nikmat tapi juga desain indoor dan luar ruang yang instagramable. Cafe yang dibuat dengan Jiwa, Kreativitas, dan Cinta ini sesuai dengan pilihan namanya yang berasal dari bahasa Yunani 'Meraki'. Walaupun dibuka saat Pandemi, para remaja ini yakin Meraki Cafe akan menjadi semangat baru bagi milenial di Cirebon dalam mengekspresikan kreativitasnya. 

Salah seorang owner Meraki Cafe Aditya Dwiki Prasetya mengatakan, asal mula didirikannya Meraki Cafe adalah dari kebiasaan mereka nongkrong di kedai kopi di Cirebon dan sekitarnya, oleh karena itu mereka ingin membuat tempat ngopi yang nyaman dan betul-betul merepresentasikan jiwa anak muda.

"Awalnya untuk mengisi waktu luang saya sering nongkrong. Pada akhirnya saya mengajak teman untuk membuat tongkrongan yang nyaman untuk kaum milenial," katanya, Minggu 5/09/2021.



Ia melanjutkan, di Meraki Cafe yang ada si Jl. Sutomo Kota Cirebon, pengunjung bebas memilih area untuk keperluan bisnis, kebersamaan dengan keluarga, ulang tahun, dan lainnya atau sekedar kongkow-kongkow karena baik di open space maupun indoor semuanya nyaman untuk dinikmati.

"Kami memiliki tempat ngopi yang lain dari yang lain, karena lebih mengutamakan open space sesuai dengan jiwa anak milenial yang dinamis," ujarnya.

Menu andalannya adalah Kopi Brown yang diracik sendiri dan menu makanan minuman lainnya yang juga sebagian besar menu hasil research sendiri.

"Untuk andalannya kami ada Kopi Brown, dan menu non kopi lainnya, seperti macaroni cheese ball yang tidak ada di tempat lain. Tentunya masih ada menu lainnya yang harganya cukup bersaing," terangnya.

Ke depan ia akan lebih mengembangkan Meraki Cafe sesuai dengan kebutuhan kaum milenial termasuk live music dam event-event lainnya.

"Kalau situasi sudah dinyatakan aman dari Pandemi, kedepannya kita akan ada event-event yang menarik," pungkasnya.



Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers