Kapolres Cirebon Kota Dampingi Pemda Kota Cirebon Sosialisasikan Penerapan Ganjil Genap



Reporterjabar.com - Cirebon, Kegiatan Wawancara Polres Cirebon Kota dan Pemda Kota Cirebon dengan Radar Cirebon mengenai Sosialisasi Penerapan GANJIL - GENAP untuk mengendalikan Covid-19 dan dalam rangka memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan peraturan Ganjil dan genap. 

Penyampaian Sekda Kota Cirebon "Apa yang pemerintah lakukan adalah untuk mengendalikan Covid-19. Kita harus melakukan penyesuaian dengan melaksanakan  adaptasi kebiasaan baru, kami dari pemerintah berupaya melindungi masyarakat. Hasil evaluasi pemerintah pusat, Kota Cirebon masih di PPKM level 4, pertambahan kasus Meningkat hampir 3 x lipat dari gelombang pertama di bulan Desember 2020, akibat dampak long weekend libur Nataru. Pemerintah melakukan Penyekatan- penyekatan di dalam kota dan di batas batas wilayah Kota. Penurunan kasus Covid-19 cukup baik dengan dilakukannya PPKM Darurat dan PPKM Level 4. Apabila tidak dilaksanakan PPKM level 4 penambahan covid 19 tidak terkendali. Pandemi covid 19 masih ada di tengah tengah kita, walaupun kegiatan ekonomi sudah dilonggarkan. Tetap jaga protokol kesehatan yaitu dengan memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan. Upaya Pemerintah melaksanakan program 3 T yaitu testing, tracing, treatment. Kegiatan vaksinasi sinergitas TNI Polri dan Pemda, vaksinasi sudah 44 persen dari target 70 persen. Target vaksinasi pada awal Desember 2021 sudah mencapai 70 persen sehingga herd immunity tercipta. Penyekatan sudah dapat menimbulkan hasil yang signifikan namun harus tetap dijaga.  Opsi yang diberikan oleh pemerintah Pusat yaitu buka tutup atau Ganjil Genap, karena personil di lapangan sudah sangat lelah, opsi Ganjil Genap lah yang dipilih, semoga dapat mengurangi mobilitas masyarakat. Apa yang sudah kita lakukan tidak akan efektif apabila tidak ada dukungan dan peran serta dari masyarakat," kata Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi, Jumat 13/08/2021.

Ditempat yang sama Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan mengatakan, pada tanggal 3 Juli 2021 pemerintah mengumumkan berlakunya PPKM darurat, darurat artinya harus segera ditolong,  diselamatkan, forkopimda Kota Cirebon bersikap mengamankan Kota Cirebon dari Covid-19.

"Sudah Banyak orang meninggal akibat Covid-19 banyak orang yang kehilangan keluarganya. Kita melakukan penutupan dan penyekatan, hasilnya kasus penularan turun. Kebijaksanaan presiden mulai membuka keran ekonomi, sehingga pemberlakukan Ganjil Genap di Kota Cirebon lebih efektif. Ekonomi tumbuh namun pergerakan masyarakat harus kita batasi yaitu dengan memberlakukan Ganjil Genap. Kota Cirebon merupakan pusat keramaian masyarakat di wilayah ciayumajakuning sehingga sangat rentan terjadinya cluster penularan Covid-19," katanya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers