Ketua FKDH, H Ayep Zaki Serahkan Bantuan Usaha Dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat


SUKABUMI - Ketua Umum Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), H. Ayep Zaki merupakan seorang pegiat ekonomi kerakyatan yang tengah membina 253 UMKM diberbagai wilayah di Indonesia. Pria yang akrab disapa Ayep Zaki ini memiliki visi menjadi sosok yang bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama dengan salah satu misinya yaitu  memberdayakan UMKM masyarakat.

3 program prioritas FKDB yang terdiri dari program pertanian, pelatihan pijat refleksi dan mitra paroan sapi dan kambing merupakan program yang digagas oleh H. Ayep Zaki dalam membangun perekonomian bangsa. Tak hanya itu, dengan tekadnya dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyakarat, H. Ayep Zaki menggalakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan bantuan modal usaha kepada masyarakat yang berprofesi sebagai pelaku usaha khususnya yang terkena pandemi Covid 19.

Serah terima bantuan tersebut dilakukan oleh petugas FKDB, Bapak Ajat Sudrajat kepada Bapak Hendra sebagai pelaku usaha di Kampung Cidahu, Sukamaju, Kec. Cikakak, Sukabumi, Jawa Barat, dengan disaksikan oleh Bapak Zaenal selaku Ketua Satgas Linmas Desa, Bapak Denar selaku tokoh pemuda Desa Sukamaju, dan perwakilan tokoh masyarakat, Bapak Maman Abdurahman.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Bapak H. Ayep Zaki melalui program ini, semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan berharap kegiatan ini terus berlanjut untuk membantu dan membangun ekonomi masyarakat khususnya Desa Sukamaju" ucap Maman.

Selain itu, perwakilan desa berharap kepada Bapak Hendra yang mendapat amanah untuk melaksanakan kepercayaan ini dengan penuh tanggung jawab dan bisa mengembangkan usaha usaha masyarakat Desa Sukamaju agar kesejahteraan masyarakat terpenuhi.

H. Ayep Zaki menyampaikan bahwa dengan program ini diharapkan dapat membangkitkan UMKM di seluruh pelosok negeri khususnya yang saat ini terus melemah akibat terdampak Covid-19.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers