Kasus Penganiayaan Dosen UGJ, Kuasa Hukum minta Terdakwa Dibebaskan dari Jeratan Hukum



Reporterjabar.com - Cirebon, Pengadilan Negeri (PN) Cirebon kembali menggelar sidang kasus penganiayaan dosen Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ). Agenda sidang kali ini adalah pembacaan pembelaan atau pledoi. Kuasa Hukum Terdakwa Donny Nauphar, Qorib Magelung Sakti meminta kepada majelis hakim untuk membebaskan kliennya karena jelas dalam fakta persidangan, JPU salah menerapkan pasal yang harusnya 352 KUHP tentang penganiayaan ringan, tapi JPU menerapkan Pasal 351 penganiayaan berat.

"Setelah peristiwa tersebut korban masih bisa beraktifitas seperti biasa, hal ini dikuatkan dari keterangan saksi dan bukti lainnya yakni rekaman CCTV yang merekam korban masih menjalani aktifitasnya," katanya, Senin 23/08/2021.

Ia melanjutkan, kliennya memang harus dibebaskan dari segala tuntutan karena pasal yang disangkakan tidak terbukti.

"Kami mohon kepada majelis hakim untuk membebaskan terdakwa dari dakwaan dan tuntutan," imbuhnya.

Sementara, Juru Bicara Pengadilan Negeri Kota Cirebon, Aryo Widiatmoko mengatakan, pledoi yang dibacakan terdakwa sah-sah saja karena itu adalah hak terdakwa.

"Karena menurut mereka, unsur-unsur dakwaan tidak terpenuhi, itu hak terdakwa. Selanjutnya, tergantung majelis mempertimbangkan perkara ini," katanya.(Frans)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers