Mutasi Pejabat di Kabupaten Cirebon Tuai Persoalan



Reporterjabar.com - Cirebon, Persoalan Mutasi, Promosi dan Rotasi di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon kian pelik dan runyam saja.

Menurut Ketua LSM Indonesia Crisis Center Saudara Aceng Sudaman, Bupati Imron telah memerintahkan Kepala Bidang Mutasi BKPSDM Kabupaten Cirebon Ade Nugroho untuk segera rapat Baperjakatkan. 

"Konsep Mutasi dan Promosi itu langsung dari Bupati Imron diserahkan ke Kabid 

Mutasi kata Staff Bidang Mutasi yang tidak mau disebutkan namanya," katanya, Sabtu, 3/07/2021.

Buktinya, ia melihat sendiri konsep bocoran draftnya untuk setiap lembarannya sudah diparaf oleh Bupati Imron.

"Maka dari itu Bupati Imron janganlah membohongi diri 

sendiri, mau cari bersih agar terkesan konsep itu yang membuat orang lain, padahal perbuatannya sendiri," imbuhnya.

Lebih lanjut menurut Aceng, ini menunjukan Kapasitas Leadership 

(Kepemimpinan) seorang Bupati Imron yang sangat rendah, mestinya seorang Kepala Daerah menunjukan Sikap tegas dan Jiwa Kepemimpinannya tidak lebay 

dan plin-plan.

"Kepala Daerah itu mampu membuat Daerah yang dipimpinnya kondusif dan tidak gaduh seperti ini. Ibarat kata Persoalan Mutasi ini seperti 'Lempar Batu sembunyi Tangan' padahal Persoalan Mutasi adalah Hak Prerogatif Kepala Daerah selaku PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) sesuai UU 

Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Aparatur Sipil Negara," pungkasnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers