Kapolres Ciko : "Pembatasan Aktivitas Masyarakat Bikin Tak Nyaman, Ini Untuk Menjaga Keselamatan Rakyat"



Reporterjabar.com - Cirebon, Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan mengungkapkan, pembatasan aktivitas masyarakat yang dilakukan pemerintah melalui kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat membuat tidak nyaman semua pihak. Namun, upaya ini harus dilakukan demi mengurangi lonjakan kasus pandemi Covid-19 yang terus saja meningkat.

"Guna mendukung giat PPKM Darurat, sejumlah pos penyekatan disiapkan yaitu Pos penyekatan Bundaran Kedawung, Pos penyekatan Bundaran Bakorwil dan Pos penyekatan Bundaran Kalijaga. Ini adalah 3 pos penyekatan untuk kendaraan yang akan masuk/melintas dalam wilayah hukum Polres cirebon kota. Sementara ada 2 Pos penyekatan yang berfungsi untuk penyekatan bagi kendaraan yang ada dalam kota cirebon yaitu Pos BAT dan Pos GTC," katanya, Minggu, 4/07/2021.

Beberapa ruas jalan akan ditutup selama pelaksanaan PPKM Darurat mulai jam 15.00 wib - 21.00 wib (tentatif dan bisa berubah) yaitu simpang empat Gunungsari jalan menuju ke Cipto Mangunkusumo, simpang empat BAT jalan menuju ke karanggetas dan lampu merah latpri jalan menuju ke Cipto Mangunkusumo. 

"Jadi bagi warga masyarakat dihimbau untuk tetap tinggal di rumah selama pelaksanaan PPKM Darurat. Karena semua Mall tutup dan semua pedagang kuliner dilarang melayani konsumen, penjualan hanya dengan Delivery," imbuhnya.

Selesai kegiatan anev dilanjutkan dengan himbauan ke pasar-pasar yang ada di wilkum Polres cirebon kota.(Frans)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers