Tangani Banyak Project, Sektor Konstruksi DAHANA Diprediksi Tumbuh di 2021

Reporterjabar.com - Sektor bisnis yang digarap Divisi Kuari dan Konstruksi PT DAHANA (Persero) diprediksi akan tumbuh signifikan di 2021. Target divisi di sektor konstruksi tahun 2021 ini sangat menantang karena jumlah project yang ada cukup banyak. Hal tersebut disampaikan Direktur Operasi PT DAHANA (Persero) Bambang Agung di Jakarta, Jum'at (18/6/2021).

Menurut Bambang Agung, project-project konstruksi dengan kategori Project Strategis Nasional (PSN) yang telah dikerjakan oleh Divisi Kuari dan Konstruksi ada 2 project saat ini.

"Saat ini kami sedang membidik 2 - 3 project lagi. Idealnya hasil yang diharapkan diakhir tahun bisa menambah sekitar 50 - 75 miliar hanya untuk sektor konstruksi. Sementara di sektor kuarinya masih menjanjikan dengan penambahan pendapatan di pasar semen tanah air," ungkap Bambang Agung.

Masih menurut Bambang Agung, bila melihat trend dari harga Komoditas Bahan Tambang, seperti Batubara, Nikel dan Emas yang mengalami kenaikan maupun yang stabil, tentunya bagi Dahana menjadi peluang sebagai provider Jasa Drilling & Blasting dan Produsen Bahan Peledak Industri yang sangat dibutuhkan oleh industri pertambangan.

"Menjadi menarik dan tantangan bagi Dahana, karena Manajemen sudah mengintruksikan Divisi Kuari & Konstruksi akan memulai penambahan atau perluasan jasanya, yaitu Loading & Hauling yang masih satu area pekerjaan atau lanjutan dari Drilling & Blasting," terang Bambang Agung.

Prediksi Bambang Agung tentang pertumbuhan sektor konstruksi ini senada dengan prediksi dari Fitch Solutions yang dalam risetnya menjelaskan tahun ini pertumbuhan sektor konstruksi di Indonesia diprediksi bakal tumbuh positif sebesar 8,7%. Bila terealisasi, kondisi ini cukup membaik bila dibanding tahun 2020 yang pertumbuhan sektor konstruksi minus 3,3%. 

Pertumbuhan signifikan sektor konstruksi pada tahun ini disebabkan oleh pelaksanaan vaksinasi Covid-19, dorongan penggunaan produk domestik, serta berbagai dukungan di bidang infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah. Selain itu, Pemerintah juga telah membentuk Sovereign Wealth Fund (SWF) baru di Indonesia yaitu Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Lembaga ini nantinya akan memfasilitasi lebih banyak investasi dalam pembangunan infrastruktur dengan mengurangi ketidakpastian hukum dan membuka penanaman modal bagi investor asing.

Sebagaimana diketahui, DAHANA adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang industri strategis yang menyediakan layanan bahan peledak terpadu untuk sektor Pertambangan Umum, Kuari dan Konstruksi, Migas serta untuk pertahanan.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers