Elemen Masyarakat Kota Cirebon Siap Pasang Badan Jaga Kondusifitas Wilayah



Reporterjabar.com - Cirebon, Sejumlah elemen dan tokoh masyarakat Kota Cirebon menegaskan, pihaknya siap pasang badan dan akan melakukan perlawanan terhadap rencana class action terhadap Wali Kota Cirebon dan Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ). Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dihadiri sejumlah elemen dan tokoh masyarakat Kota Cirebon, antara  lain Ketua LSM Gapura Adjie Priatna, Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Riyanto, Ketua AMX M. Hayat, Ketua LSM Penjara Agung Sentos.

Ketua Gatsu AMX Kustiwa, Sekjen GRIB Emon Nurjaman, Kepala Staf GMBI Hermantoro. Sementara tokoh masyarakat Kota Cirebon, hadir Umar Klau dan Agus Daryanto.

Dalam pernyataannya, mereka menekankan sejumlah poin penting pernyataan sikap.

Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kota Cirebon Riyanto menegaskan, elemen masyarakat yang peduli terhadap kondusifitas Kota Cirebon ini siap pasang badan apabila ada pihak yang ingin mengacak-acak ketentraman dan keamanan Kota Wali.

"Kami siap pasang badan agar Kota Cirebon yang kita cintai ini senantiasa aman dan kondusif," katanya, Senin, 21/06/2011.

Ia melanjutkan, pihaknya akan malakukan perlawanan terhadap rencana class action terhadap Wali Kota Cirebon dan Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), karena hak itu sarat muatan politik terlebih menurut investigasi ada sejumlah oknum DPRD Kota Cirebon yang terlibat di dalamnya.

"Hasil tim investigasi kami sudah lengkap, baik itu sebagai alat bukti dan barang bukti. Kami sudah mengantongi nama-nama aktor atau dalang di balik rencana class action ARM, baik oknum legislatif, oknum eksekutif dan juga nama-nama lainnya," ujarnya.

Pihaknya akan membongkar semuanya melalui upaya hukum dengan melaporkan secara pidana semua nama-nama tersebut dalam satu atau dua  hari kedepan.

Ia menegaskan, tidak akan mentolerir terhadap oknum-oknum yang sudah membuat gaduh dan tidak kondusif Kota Cirebon. Pihaknya pun akan menindaklanjuti dan mengawal kasus ancaman ARM. "Tunggu tanggal mainnya," tandasnya

Sementara, M. Hayat yang juga Ketua AMX Kota Cirebon mengungkapkan, pihaknya sudah bertemu dengan oknum ARM di salah satu rest area Tol Cipali dan siap untuk tidak akan melanjutkan  terhadap rencana class action terhadap Wali Kota Cirebon dan Ketua YPSGJ.

"Tetapi sebagai bentuk preventif, kami tetap akan mewaspadai gerak oknum ARM ini karena kami tidak mau lengah jika suatu saat rencana class action dilanjutkan. Kami tegaskan bahwa jika pun rencana tersebut dilakukan, kami tetap akan melakukan perlawanan," pungkasnya.(Frans)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers