Class Action ARM Potensi Ganggu Stabilitas Masyarakat, Aliansi LSM Kota Cirebon Siap Pasang Badan



Reporterjabar.com - Cirebon, Hibah lahan yang berada di kawasan Stadion Bima Cirebon dari Pemerintah Kota Cirebon untuk Universitas Gunung Jati (UGJ) kembali disoal. Persoalan tersebut muncul terkait adanya rencana gugatan class action yang akan dilakukan oleh Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) terhadap Wali Kota Cirebon dan Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) berkenaan dengan hibah tersebut.

Menanggapi hal itu, Aliansi LSM Kota Cirebon memberikan pernyataan sikap dan menyatakan siap pasang badan.

"Bahwa kami akan tetap menolak dan akan melakukan perlawanan terhadap rencana class action tersebut," kata perwakilan Aliansi LSM Kota Cirebon Riyanto, Selasa, 15/06/2021.

Pria yang juga Ketua LMP Kota Cirebon itu melanjutkan, pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri dan menyelidiki rencana class action yang akan dilakukan ARM terkait hibah lahan UGJ di Kawasan Stadion Bima.

"Bahwa tim investigasi telah bekerja sejak hampir dua minggu yang lalu dan telah menyimpulkan sementara hasil investigasi tersebut," ujarnya.

Riyanto menyebutkan, berdasarkan hasil investigasi, pihaknya menduga ada unsur politik di balik rencana class action yang akan dilakukan oleh ARM terhadap Wali Kota dan YPSGJ.

"Bahwa kesimpulan sementara tim telah menemukan rencana class action ARM tidak murni bicara hukum. Tetapi telah ditunggangi rencana politik," ucapnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini, pihaknya masih melakukan penelusuran untuk mengetahui siapa dalang di balik rencana class action yang akan dilakukan oleh ARM.

"Bahwa apabila dugaan adanya agenda politik di balik rencana class action itu benar adanya, kami akan menindaklanjutinya secara hukum atau secara adat terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua AMX Kota Cirebon M. Hayat mengatakan, rencana gugatan classs action ARM ada perbuatan politik yang akan mengganggu stabilitas yang selama ini masyarakat Kota Cirebon sejak dilantiknya Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis terlihat guyub.

"Tetapi dengan adanya tindakan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang dibelakangnya ada dalang, maka kami yang telah mempunyai tim investigasi untuk mencari titik dari oknum tersebut," terangnya.

Ia menegaskan, apabila ditemukan fakta yang jelas, maka pihaknya dari elemen masyarakat, siapapun yang akan mengganggu stabilitas Kota Cirebon akan berbenturan dengan Aliansi LSM Kota Cirebon.

"Saya tegaskan lagi, ini akan benturan dengan kami," pungkasnya.(Frans)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers