Program RUDALKU Gandeng Eks Napiter Budayakan Membaca Buku



Reporterjabar.com - Cirebon, Lembaga Daulat Bangsa bersama Mabes Polri menggagas program RUDALKU (Rumah Daulat Buku) dengan  menggandeng mantan narapidana terorisme. Hal ini dilakukan sebagai upaya deradikalisasi terhadap mantan narapidana terorisme dengan pendekatan literasi. Sehingga mantan napi terorisme dapat menjadi pejuang literasi untuk masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Salah satunya mantan narapidana terorisme Rahman Surahman membuka RUDALKU di tempat tinggalnya di Jl. Pangeran Drajat Karanganyar Jagasatru Selatan RW 10 Kelurahan Jagasatru Kota Cirebon.

Pria yang akrab disapa Kang Ustad Rahman Surahman yang merupakan Eks Napiter asal Kota Cirebon ini bersama istri dan anaknya mendirikan Rumah Daulat Buku (Rudalku) wilayah Cirebon Raya.

Dengan bermodal buku-buku bekas yang dikumpulkan dan dijadikan satu di 3 rak buku satu keluarga tersebut memberikan pencerahan bacaan beragam jenis mulai dari buku pengetahuan, keagamaan, komik dan lain sebagainya.

"Alhamdulillah niatan saya setelah keluar dari bilik penjara Nusakambangan ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan tentu saja bermanfaat bagi masyarakat, lingkungan sekitar, keluarga dan nusa bangsa NKRI, saya mulai dari mengajak anak anak di lingkungan rumah saya di kelurahan Drajat Kota Cirebon untuk rajin membaca buku, untuk itu RUDALKU Cirebon didirikan dengan suport dari RUDALKU pusat dan alhamdulillah anak-anak senang dengan semua buku bacaan," katanya, Senin, 31/05/2021.

Umi Sri istri dari Kang Ustad Rahman pun mengaku bersemangat dengan semangat suami dalam menjalankan Jihad Literasi membantu memberikan bacaan yang berkualitas.

"Saya sebagai istri alhamdulillah lihat suami yang semangat dalam bergerak di RUDALKU dan berharap kedepan bisa lebih sukses lagi," katanya.

Direktur Lembaga Daulat Bangsa (LDB) Soffa Ihsan mengaku bangga terhadap semangat Kang Maman dalam mendirikan RUDALKU Cirebon.

"Saya sungguh terharu melihat antusias Pak Rahman dan keluarga membangun perpustakaan taman baca bagi warga sekitar," katanya.

Program RUDALKU ini, merupakan program kembali ke rumah bagi mantan narapidana terorisme dalam jihad literasi untuk mencerdaskan anak dan kemajuan bangsa. "Dengan niat ibadah, niat yang murni, saya yakin bisa menjalankan jihad literasi. Berusaha bisa menyokong ghiroh yang tinggi untuk membangun perpustakaan bagi taman baca warga sekitar," tuturnya.

Salah seorang anak-anak yang berada di dekat rumah Kang Rahman pun mengaku senang dan tertarik dengan buku bacaan yang tersedia. 

"Siang atau sore saya sama ambil dan teman saya yang lain ke rumah rudalku, seneng bisa baca buku-buku, paling suka buku komik dan buku gambar pengetahuan serta hewan-hewan," katanya.(Frans)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers