Safari Silaturahim FPK kepada Jajaran Forkopimda Subang

Reporterjabar.com - Sejumlah pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) melakukan safari silaturahim kepada stakeholder. Dikatakan Ketua FPK, Ating Rusnatim sesuai dengan nama organisasinya kita ini forum pembauran kebangsaan keberadaan forum ini kecenderungannya sebagai wadah berdiskusi, komunikasi, fasilitasi, komunikasi suatu untuk menciptakan kondusifitas. "Latar belakangnya ialah Cipta kondisi di berbagai jenjang pemerintahan supaya bisa kondusif jangan ada friksi kedaerahan," tuturnya kepada media, Kamis (8/4/21).

Lalu kata Ating, dasarnya ialah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 34 tahun 2016 bahwa keberadaan FPK cenderung menjadi fasilitator atau wadah fasilitasi tentang pembauran kebangsaan. Unsur yang bergabung di dalamnya terdiri dari tokoh masyarakat yang dianggap mewakili.

Anggotanya yang mewakili unsur organisasi-organisasi kedaerahan misalkan Forum Pemuda Batak Bersatu, Masyarakat Minang dan Paguyuban Pasundan jadi yang mewakili itu masuk ada di dalamnya di dalam kepengurusan dan keanggotaan. Kemudian organisasi budaya atau adat. "Seperti Galuh Pakuan nanti masuk ada di dalamnya," katanya.

Mengenai kepengurusannya kata Ating ada 12 orang. Nanti pengurus itu yang nanti kalau diskusi ada anggota dari unsur masyarakat yang mewakili komunitas kebangsaan dan mewakili organisasi kebudayaan dan adat. "Nanti di situ semuanya nanti kalau ada yang didiskusikan dan disikapi nanti forumnya yang akan bertemu bareng-bareng. Nah dari hasil itu yang akan menjadi suatu masukan kepada kepala daerah untuk urusan kondusifitas kebangsaan tadi. misalkan kalau terjadi gejolak dan sebagainya. Maka forum ini harus menghimpun masukan dari komunitas tadi," tuturnya.

Diskusi di forum ini harus menghimpun masukan aspirasi dari komunitas tadi untuk dijadikan rekomendasi sikap kepala daerah, untuk sikap Pemerintah daerah. "Untuk itu kami memerlukan masukkan dari berbagai pihak terkait. Maka dengan silaturahim sekarang yang kami lakukan kepada Kapolres, Dandim, Kejaksaan dan lainnya untuk memperkenalkan keberadaan kami sekaligus memperkenalkan kerja kami kedepannya menjadi mitra dalam memberikan masukan cipta kondisi di daerah," pungkasnya.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers