Kuasa Hukum IE Minta Polres Cirebon Kota Tunda Kasus yang Menjerat Kliennya



Reporterjabar.com - Cirebon, Pengacara IE, Razman Arif Nasution meminta Satreskrim Polres Cirebon Kota untuk menunda kasus yang menjerat kliennya. Pasalnya, buku nikah yang menjadi dasar pelaporan, sudah dinyatakan tidak sah oleh Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Bandung.

Razman mengatakan, pihaknya mendengar bahwa Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cirebon Kota masih menindak lanjuti dengan memanggil saksi. 

Harusnya, PPA Satreskrim mematuhi putusan PTUN Bandung yang sudah melakukan uji materi terhadap keabsahan buku nikah FS.

"Saya dengar pihak kepolisian masih melakukan pemanggilan saksi, sedangkan FS melaporkan klien kami atas dasar buku nikah dan buku nikahnya sudah dinyatakan tidak sah oleh PTUN Bandung," katanya, Senin, 5/04/2021.

Razman melanjutkan, dengan keluarnya putusan PTUN Bandung yang menyatakan buku nikah milik FS tidak sah, maka semua tuntutannya terhadap IE gugur demi hukum.

"PPA Satreskrim Polres Cirebon Kota harus mematuhi putusan PTUN Bandung yang sudah berkekuatan hukum tetap dan harus menghentikan kasus yang dilaporkan oleh FS terhadap klien kami," tuturnya.

Tidak hanya itu, Razman juga memperingatkan Kanit PPA dan Kasat Reskrim bila tidak mematuhi hasil PTUN Bandung. Pihaknya akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan Mabes Polri.

"Kalau mau dilanjutkan ya tunggu hasil finalnya seperti apa, Fifi tidak terima dengan hasil PTUN Bandung, maka mereka banding, ya tunggu hasil akhirnya dan jangan coba-coba bermain dengan kami, kami bisa membawa ini ke Mabes Polri jadi jangan coba main-main," ungkapnya.

Sementara dari hasil putusan PTUN Bandung tergugat 1 yakni KUA Mundu menerima hasil putusan dan tergugat intervensi 2 yakni FS yang melakukan banding.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers