Galian SPAM Jalur Pamanukan diduga Sebabkan Kendaraan Ambles

Mobil Korban diduga SPAM

Reporterjabar.com – Proyek pembangunan SPAM dari wilayah Kecamatan Binong sampai Kecamatan Pamanukan Subang yang di kerjakan PT. PK dan PT. SSM (KSO) sepanjang 13.7 km lebih diduga tidak sesuai dengan spek pekerjaan yang di antaranya dugaan adanya pengurangan volume kedalaman dalam pemasangan pipa tersebut dan pemadatan/pengurugan kembali galian tidak sesuai standar. "Sehingga   mengakibatkan bekas galian yang telah di urug tersebut kalau dilewati kendaraan banyak kendaraan yang terjerembab saat melewati bekas galian tersebut," ujar Ketua Gerakan Anak Muda Peduli Lingkungan (Gampil) Enjang "Blek" Taufik, Rabu (7/4/21).

Kata Enjang dirinya juga mendapat pengaduan dari warga sekitar yang terdampak berupa gangguan hingga kerugian usaha. "Karena tidak adanya pemberitahuannya dulu kepada masyarakat yang halaman atau depan kediamannya yang akan di gali," tuturnya.

Selanjutnya dikatakan Enjang walaupun pekerjaan pembangunan SPAM tersebut belum ada kerugian keuangan negara dikarenakan belum dibayar. Tapi menurut dia kalau melihat dari fakta-fakta pekerjaan di lapangan sudah adanya indikasi dugaan kecurangan dari pihak kontraktor. "Maka itu kami dari lembaga sosial control masyarakat yang tergabung dari Gerakan Anak Muda Peduli Lingkungan atau GAMPIL akan melaporkan temuan kami di lapangan ini ke pihak pihak yang terkait ke presiden ke kementrian yang terkait dan juga ke pihak APH (aparat penegak hukum)," pungkasnya.

Hingga berita ini dityulis pihak kontrakyor ketika diminta konformasinya belum memberikan jawaban.

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers