Kapolsek Mundu Polres Ciko, Gandeng TNI dan Sat Pol PP Gelar Operasi Yustisi Dihari Libur.



Reporterjabar.com - Cirebon, Hari libur merupakan hari yang sangat sibuk khususnya untuk jajaran Polsek Mundu Polres Cirebon kota. Karena Polsek Mundu memiliki objek wisata yang sering ramai dikunjungi oleh warga masyarakat baik wilayah Kecamatan Mundu maupun dari luar Yaitu dengan adanya sebuah waduk yang menjadikan sebagai tempat untuk sebagian masyarakat luas melepaskan lelah dengan memandang luasnya waduk yang ada di kecamatan Mundu. Guna mengantisipasi hal tersebut Kapolsek Mundu AKP H. Supai Warna melaksanakan kegiatan Himbauan dan Sosialisasi Terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Operasi Yustisi dalam Rangka Pencegahan Penularan Wabah Covid-19.

Kapolsek Mundu AKP H. Supai Warna mengatakan, dasar Pelaksanaan Kegiatan yakni Surat Telegram Kapolda Jabar Nomor : STR / 14 / I / PAM.3.3. /2021 Tanggal 09 Januari 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Perintah Kapolres Cirebon Kota Kepada Para Kapolsek Jajaran agar melakukan kegiatan Operasi Yustisi penegakan disiplin tidak memakai masker di wilayah hukum Masing-masing dengan Metode Stationer dan Mobile.

"Kegiatan ini saya pimpin langsung dengan melibatkan 10 Personil Polsek Mundu serta saya gandeng juga rekan-rekan Koramil setempat sebanyak 2 personil serta 2 personil Satpol PP Kecamatan Mundu," katanya, Kamis, 11/03/2021.

Ia melanjutkan, sasaran kegiatan dilaksanakan di jalan umum depan Mako Polsek Mundu, antara lain melakukan edukasi/sosialisasi terhadap warga masyarakat baik di warung-warung makan dan warga masyarakat di lingkungan pemukiman penduduk agar selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19  yakni dengan menerapkan 3 M (Menjaga jarak, Memakai masker dan Mencuci tangan) serta menghindari kerumunan.

"Kami juga memberikan peringatan berupa teguran kepada warga masyarakat yang tidak menggunakan masker dan memiliki masker akan tetapi tidak dipakai/tidak digunakan sebagaimana mestinya," ungkapnya.(Frans)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers