Pasca Banjir, Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan LPG Aman



Reporterjabar.com - Karawang, Pasca bencana banjir yang melanda di akhir pekan lalu, PT Pertamina (Persero) melalui Regional Jawa Bagian Barat memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Jakarta dan sekitarnya, termasuk Kabupaten Karawang, Jawa Barat aman. Distribusi dilakukan menggunakan mobil tangki dari Integrated Terminal Jakarta di Plumpang, Jakarta Utara serta Fuel Terminal Cikampek, Kabupaten Karawang. Namun dikarenakan alasan keamanan dan keselamatan, terdapat beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang operasionalnya dihentikan sementara sembari berlangsungnya proses pembersihan dan pengecekan sarana dan fasilitas.

"Dari sekitar 1200 SPBU di wilayah Jakarta dan Jawa Barat, terdapat tiga SPBU di Kabupaten Karawang serta satu SPBU di Jakarta Selatan yang sementara belum beroperasi kembali karena alasan keamanan dan keselamatan. Hal ini diakibatkan genangan air yang cukup tinggi sekitar 30 sampai 40 cm di sekitar SPBU pada akhir pekan lalu Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, Selasa, 23/02/2021.

Adapun SPBU yang untuk sementara belum beroperasi diantaranya : 

  1. SPBU 34.41308 di Tanjung Pura, Kabupaten Karawang.

  2. SPBU 34.41344 di Jalan Pangkal Perjuangan, Kabupaten Karawang.

  3. SPBU 34.41317 di Jalan Raya Rawabagus, Kabupaten Karawang

  4. SPBU 34.12510 di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.


Ia menambahkan, jika kondisi sudah aman untuk operasional, SPBU akan segera beroperasi normal kembali. Pihaknya juga turut menghimbau masyarakat agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan dan tentunya juga mematuhi protokol kesehatan selama diperjalanan.

"Kejadian bencana banjir seperti ini telah kami antisipasi dengan mencari alternatif rute mobil tangki yang aman, berkoordinasi dengan SPBU terkait penambahan suplai ke SPBU regular terdekat. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kesulitan mendapatkan BBM," pungkasnya.(Frans)

Disclaimer

Opini menjadi tanggungjawab penuh penulis. Hak Jawab atas Artikel/Berita diberikan sesuai dengan ketentuan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers